spot_img
Minggu, Januari 25, 2026
spot_img
spot_img

Beberapa Jenis Minuman Yang Dapat Mendukung dan Membersihkan Fungsi Ginjal

KNews.id – 25 Januari 2026 – Ginjal membantu menyaring limbah dan racun dari darah agar keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga. Saat asupan cairan kurang atau pola makan tidak terkontrol, fungsi ginjal bisa menurun dan memicu batu ginjal sampai gagal ginjal.

Beberapa jenis minuman pembersih ginjal dapat mendukung fungsi ginjal, tetapi bukan pengganti obat dari dokter. Konsultasi ke dokter tetap penting jika ada keluhan nyeri pinggang, bengkak, atau urine berubah warna.

- Advertisement -

Kami dari Redmed Pharmacy membantu menyediakan obat, suplemen, dan produk kesehatan yang menunjang perawatan ginjal di apotek online.​

Jenis Minuman Pembersih Ginjal Alami untuk Sehari-hari

- Advertisement -

Minuman alami mendukung proses detoks alami tubuh dengan membantu ginjal mengeluarkan kelebihan cairan dan limbah. Meski begitu, jumlah konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan, terutama pada pasien penyakit ginjal kronis.

  1. Air Putih

Air putih adalah pilihan dasar untuk menjaga kerja ginjal karena membantu mengeluarkan natrium, urea, dan limbah lain lewat urine sehingga beban ginjal lebih ringan. Cukup minum air juga menurunkan risiko terbentuknya kristal yang bisa berkembang menjadi batu ginjal. Untuk orang dewasa, anjuran umumnya sekitar dua liter per hari, menyesuaikan kondisi medis dan saran dokter.

  1. Infused Water Lemon

Infused water lemon segar dan rendah kalori selama tidak banyak tambahan gula. Asam sitrat dalam lemon membantu menghambat pembentukan batu ginjal dengan mencegah partikel di urine saling menempel menjadi kristal.

Irisan lemon dalam air putih dapat diminum sepanjang hari pada orang sehat, namun pada sebagian orang sensitif asam, konsumsi perlu dibatasi agar tidak menimbulkan keluhan perih lambung.

  1. Jus Semangka

Jus semangka kaya air dan bersifat diuretik ringan sehingga membantu meningkatkan produksi urine dan mendukung pembuangan limbah. Kandungan kalium membantu keseimbangan cairan dan menurunkan keasaman urine, faktor yang dapat mengurangi risiko batu ginjal.

Meski bermanfaat, jus semangka sebaiknya dibatasi pada penderita penyakit ginjal kronis dan orang yang perlu mengontrol asupan kalium sesuai anjuran dokter yang menangani.

- Advertisement -
  1. Jus Cranberry Tanpa Gula Berlebih

Jus cranberry tanpa gula berlebih sering dipilih sebagai minuman pembersih ginjal karena membantu menurunkan risiko infeksi saluran kemih yang dapat mengganggu ginjal bila berulang. Kandungan antioksidan dan vitamin C juga mendukung daya tahan tubuh.

Pilih produk cranberry murni atau rendah gula agar tidak menaikkan risiko obesitas dan diabetes, karena kedua kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan pembuluh darah ginjal dalam jangka panjang.

  1. Jus Delima

Jus delima menjadi salah satu minuman pembersih ginjal pendukung berkat kandungan antioksidan dan mineral yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Antioksidan dapat mengurangi kerusakan sel yang berkaitan dengan penyakit kronis, termasuk gangguan ginjal. Konsumsi jus delima sebaiknya dalam porsi wajar, terutama pada pasien ginjal yang harus memantau asupan kalium agar tidak berlebihan.

  1. Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan, seperti katekin, yang membantu mengurangi stres oksidatif pada jaringan ginjal dan pembuluh darah. Konsumsi dalam jumlah cukup dapat mendukung kesehatan metabolik tubuh.

Namun, teh hijau mengandung kafein sehingga tidak dianjurkan berlebihan dan sebaiknya diminum tanpa banyak gula agar tidak mengganggu tekanan darah, berat badan, dan kualitas tidur pada beberapa orang dengan kondisi tertentu.

  1. Air Jahe

Air jahe hangat dapat menjadi pelengkap perawatan ginjal karena jahe memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi yang bermanfaat bagi jaringan tubuh. Minuman ini membantu menjaga sirkulasi darah dan memberi rasa hangat yang membuat tubuh lebih nyaman. Gunakan jahe secukupnya dan hindari gula berlebih, terutama pada penderita diabetes atau yang sedang menjaga berat badan, agar manfaatnya tetap seimbang dan tidak memicu masalah baru.

  1. Air Rebusan Seledri

Air rebusan seledri sering digunakan untuk mendukung pembuangan cairan dan limbah lewat urine. Beberapa orang menggunakannya untuk membantu mengurangi retensi cairan ringan pada tubuh.

Walau berbahan alami, air rebusan seledri sebaiknya tidak diminum berlebihan, terutama pada pasien dengan penyakit kronis atau yang menggunakan obat tertentu, sehingga konsultasi dengan dokter penting sebelum rutin mengonsumsinya setiap hari.

  1. Air Kelapa

Air kelapa termasuk minuman pembersih ginjal ringan yang mengandung elektrolit, terutama kalium, sehingga membantu menjaga keseimbangan cairan dan hidrasi tubuh. Pada orang sehat, air kelapa dapat diminum setelah beraktivitas untuk mengganti cairan yang hilang.

(FHD/NRS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini