Kasus yang sama dialami, Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang sudah mengusung Prabowo Subianto sebagai capres namun masih menunggu Puan Maharani membawa uang untuk dijadikan cawapres.
Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang disebut menjadi pendamping Prabowo sampai sekarang belum dideklrasikan secara resmi karena Gerindra masih berkeinginan Prabowo berpasangan dengan Puan Maharani.
“Berdirinya KIR juga sudah lama, hanya disebut nama Prabowo saja capresnya tanpa nama Cawapresnya. Cak imin, sudah pasang baliho di mana-mana siap jadi cawapresnya Prabowo, kok belum juga dideklarasikan? Ternyata menunggu Puan Maharani dan uangnya,” papar Beathor.
Menurut Beathor, KIB dan KIR merupakan rekayasa untuk Pilpres 2024.




