spot_img
Selasa, Juli 16, 2024
spot_img

Bawaslu Sumbar Tegaskan Proses Suara Ulang Pemilihan Anggota DPR Tanpa Kampanye

KNews.id –  Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat menegaskan proses pemungutan suara ulang atau PSU pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Sumbar dilaksanakan tanpa kampanye.

“Mohon kepada calon agar taat dan patuh dengan putusan MK (Mahkamah Konstitusi) dan Keputusan KPU RI Nomor 66 Tahun 2024 bahwa PSU dilakukan tanpa kampanye,” kata Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Sumbar Muhammad Khadafi di Bukittinggi.

- Advertisement -

Dia mengatakan tanggung jawab Bawaslu tidak berbeda dari pemilu sebelumnya dalam hal kewajiban, kewenangan, dan tugas memastikan agar proses yang telah ditetapkan MK selama 45 hari itu berjalan dengan baik dan benar.

“Jika semua menjaga hal ini, proses akan berjalan dengan baik. Yang penting, semua pihak harus terlibat dalam pencegahan tanpa terkecuali,” kata dia menegaskan. Khadafi mengatakan saat ini telah ditetapkan kembali calon daftar tetap oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan sudah dilakukan pengawasannya.

“Sekarang KPU telah mempersiapkan logistik dan dalam waktu dekat KPU akan melakukan rekrutmen petugas KPPS. Semua ini akan diawasi,” ujar Khadafi. Menurutnya, pengawasan pemilu mulai panwascam tingkat lurah dan kecamatan, kabupaten kota, serta provinsi dapat dijadikan sarana pusat informasi.

“Dari masyarakat tentu laporan dan bagi Bawaslu tentu temuan, sekecil apa pun laporan atau temuan akan ditindaklanjuti. Bawaslu akan melakukan pengawasan, pencegahan, dan penindakan. Kita berharap supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak baik di PSU nanti,” ujarnya.

- Advertisement -

Dia berharap partisipasi pemilih PSU tetap berjalan maksimal mengingat semua variabel dan ornamen kepemiluan yang dibiayai oleh APBN dipungut dari pajak masyarakat serta menentukan pemilihan kepada calon yang ada.

“Penting untuk datang ke TPS pada tanggal 13 Juli nanti untuk memilih kembali DPD RI. Soal animo, kita serahkan kepada masyarakat. Kita berharap mereka menggunakan hak suaranya pada hari tersebut,” kata dia.

Mengenai edukasi masyarakat tentang PSU, Khadafi mengungkapkan Bawaslu telah menyampaikan informasi tersebut dalam berbagai kegiatan.

“Kami apresiasi lembaga kemanusiaan seperti Ashpen salah satunya yang memiliki podcast sisi lain. Dengan ini, Bawaslu juga telah melakukan pencegahan yang mungkin terjadi di lapangan serta merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat dan salah satu bentuk pencegahan dari Bawaslu,” tuturnya.

(Zs/tmp)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini