KNews.id – Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, registrasi ulang penerima bantuan sosial (bansos) melalui Perlinsos Digital dilakukan untuk pemutakhiran dan memverifikasi data penerima agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Proses ini akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, pengenalan wajah dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), serta integrasi data lintas kementerian dan lembaga. Masyarakat dapat mendaftar langsung melalui portal https://perlinsos.kemensos.go.id/.
“Dengan adanya registrasi ulang ini, kita akan mendapatkan data valid penerima bansos. Kita lebih mengetahui profil penerima bansos dibanding sebelum-sebelumnya,” kata Gus Ipul.
1. Untuk registrasi ulang siapkan NIK
Menurutnya, untuk registrasi ulang bansos mencakup nama, alamat, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, foto wajah, serta informasi aset.
Data tersebut akan digunakan untuk membantu memverifikasi identitas dan menilai kelayakan penerima bansos.
2. Cara daftar Perlinsos
Berikut cara daftar ulang bansos melalui Perlinsos Digital:
1. Akses portal perlinsos.kemensos.go.id.
2. Lakukan registrasi dengan data identitas penerima.
3. Siapkan NIK, nama, alamat, nomor telepon, dan foto wajah untuk proses verifikasi.
4. Lengkapi informasi yang diminta dalam formulir, termasuk informasi aset.
5. Data yang masuk akan diverifikasi dan dicocokkan dengan DTSEN serta data dari sejumlah kementerian/lembaga.
6. Hasil verifikasi digunakan Kemensos untuk menilai kelayakan penerima bansos.
3. Siapa saja yang bisa daftar Perlinsos?
Ia menjelaskan, masyarakat juga dapat mengajukan diri atau anggota keluarganya sebagai calon penerima bansos. Selain itu, masyarakat dapat memeriksa dan mengoreksi data jika tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pengajuan dan perubahan data tersebut akan diproses berdasarkan sistem dan kriteria yang berlaku.
“Dulu data tertutup, sekarang sesuai arahan Bapak Presiden data dibuka. Ada diskusi, perdebatan, ada usul dan menyanggah. Jadi kita berterima kasih kepada masyarakat sudah aktif berpartisipasi menghadirkan data yang lebih akurat,” kata Gus Ipul.






