Sebagai informasi, dana dari penerbitan green bond senilai 300 juta dollar AS pada 2021 digunakan untuk membiayai atau membiayai kembali proyek-proyek berwawasan lingkungan dan sosial.
Sementara eksekusi program ESG repo senilai 500 juta dollar AS pada 2022 untuk membiayai ataupun membiayai kembali proyek-proyek pada wawasan lingkungan dan sosial dengan kriteria yang mengacu kepada sustainability bond framework Bank Mandiri. Bank Mandiri melihat pertumbuhan pada ESG Bonds berkembang sangat pesat dari tahun 2015 dan terjadi kenaikan yang sangat signifikan pada social bond semenjak pandemi Covid-19.
Hal ini merupakan refleksi atas kebutuhan terhadap issuers untuk menindaklanjuti persoalan-persoalan kesehatan dan isu sosial lainnya selama pandemi ini. Diperkirakan permintaan terhadap ESG instruments, seperti green bonds dengan tenor jangka panjang, akan terus meningkat karena semakin banyak perusahaan-perusahaan yang sadar atas isu-isu terkait ESG. (Ach/Ibn)




