Namun, sesuai dengan strategi KB Bukopin, perseroan membutuhkan tambahan modal untuk mendorong pertumbuhan bisnis lebih kuat dan berkelanjutan, serta meningkatkan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Nasional.
Lebih lanjut, Robby mengatakan, keputusan akhir terkait jumlah saham yang akan diterbitkan akan bergantung pada keperluan dana KB Bukopin dan harga dari pelaksanaan rights issue.
Dengan adanya tambahan struktur modal baru, KB Bukopin semakin siap dan optimis dalam berkompetisi di layanan industri keuangan Nasional. Target KB Bukopin selanjutnya adalah tetap konsisten dalam pengembangan bisnis terutama pada segmen SME dan Ritel, serta dukungan dari pengembangan digitalisasi TI maka dalam jangka menengah diharapkan pertumbuhan bisnis semakin menuju arah yang stabil untuk mencapai profitabilitas yang berkesinambungan.




