Pertumbuhan penyaluran kredit
Ia melanjutkan peningkatan penyaluran kredit Bank DKI tersebut didorong dengan tumbuhnya seluruh segmen kredit yang agresif secara tahunan atau year on year (yoy), di mana kredit mikro mengalami kenaikan 54,22 persen menjadi Rp2,56 triliun pada 2022 dari Rp1,66 triliun di 2021.
Untuk segmen kredit ritel mengalami peningkatan 40,3 persen menjadi Rp1,29 triliun pada 2022 dari Rp922,44 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya (2021).
Sementara itu, segmen kredit konsumer adalah Rp19,81 triliun per Desember 2022 atau tumbuh 13,61 persen dari Rp17,43 triliun per Desember 2021.
Kredit dengan skala lebih besar pun tumbuh sangat baik, seperti kredit sindikasi tumbuh secara signifikan sebesar 70,29 persen dari Rp3,71 triliun menjadi Rp6,31 triliun di Desember 2022.
Lalu kredit komersial tumbuh 15,4 persen menjadi Rp16,51 triliun pada tahun 2022 dari Rp14,30 triliun di tahun sebelumnya. Sedangkan, kredit menengah tumbuh 67,28 persen dari Rp1,13 triliun menjadi Rp1,89 triliun di Desember 2022.




