spot_img

Bagaimana Mengetahui Allah Sedang Mengingat Kita? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

KNews.id – Jakarta – Bagaimana seorang Muslim mengetahui bahwa Allah SWT sedang mengingat dirinya? Imam Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengutip kisah seorang tabi’in bernama Tsabit al-Bunani yang menjelaskan bahwa seorang hamba dapat mengetahui hal itu ketika ia senantiasa mengingat Allah melalui dzikir.

Dalam Ihya Ulumuddin dikisahkan kisah Tsabit al-Bunani, seorang dari generasi tabi’in yang dikenal sebagai seorang ahli hadits dan orang yang istiqomah membaca Alquran setiap hari.

- Advertisement -

Imam Al Ghazali menyebut Tsabit al-Bunani sebagai seorang ulama yang ahli hikmah. Tsabit al-Bunani pernah mengatakan, “Sesungguhnya aku mengetahui kapan Rabbku, Allah ‘Azza wa Jalla, ingat kepadaku.”

Orang-orang yang mendengar pernyataan Tsabit al-Bunani itu tentu saja segera mengajukan pertanyaan kepadanya, “Bagaimana kamu bisa mengetahui hal itu?”

- Advertisement -

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ

Yā ayyuhal-lażīna āmanużkurullāha żikran kaṡīrā(n),

Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya (QS Al-Ahzab Ayat 41)

Terkait ingat kepada Allah, Imam Al Ghazali juga mengutip Surat Al-Baqarah Ayat 152. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ ࣖ

- Advertisement -

Fażkurūnī ażkurkum wasykurū lī wa lā takfurūn(i).

Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku. (QS Al-Baqarah Ayat 152)

Ayat ini mengandung arti jika seorang hamba selalu mengingat Allah, maka Allah pun akan selalu mengingat hamba tersebut. Hendaklah manusia (para hamba Allah) bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah dianugerahkan Allah kepada manusia. Cara bersyukur kepada Allah dengan jalan melaksanakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan-Nya dan dengan jalan memuji, bertasbih dan mengakui kebaikan-Nya.

Ayat ini juga mengingatkan agar manusia jangan mengkufuri nikmat dari Allah SWT dengan menyia-nyiakan dan mempergunakannya di luar garis-garis yang telah ditentukan-Nya.

(RD/RPK)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini