spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
spot_img

Astagfirullah Al Adzim, Kontroversi Quraish Shihab, Sebut Rasulullah SAW Tak di Jamin Masuk Surga

Pernyataan Kontroversi Quraisy Shihab, Sebut Rasulullah SAW Tak di Jamin Masuk Surga, Netizen: Astaghfirullah Al Adzim.

KNews.id – Heboh, pernyataan M Quraish Shihab mengatakan bahwa, Rasulullah SAW tak ada jaminan untuk masuk surga mendapat pertentangan dari berbagai kalangan ulama.

- Advertisement -

Rasulullah SAW merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang paling mulia di muka bumi ini. Kalangan ulama Ahlussunah Wal Jamaah bahkan menyebut bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang Ma’sum atau terhindar dari dosa apapun dan di jamin masuk surga.

Namun, beda halnya dengan Direktur Pusat Studi Al Qur’an, M Quraish Shihab yang juga merupakan orang tua dari presenter Tanah Air yakni, Najwa Shihab.

- Advertisement -
Dikutip dari akun snackvideo @pim-lan, Quraish Shihab yang kala itu ditanya mengenai Rasulullah SAW mengatakan, Nabi Muhammad SAW tidak ada jaminan untuk dimasukkan ke dalam surga.

“Tidak benar bahwa Rasulullah dijamin masuk surga,” ungkap Quraisy Shihab.Pernyataan Quraisy Shihab ini bukan tak mendasar. Menurut Quraish Shihab, surga merupakan hak prerogatif Allah SWT. “Saya ulangi tidak benar. Karena surga hak prerogatif Allah SWT,” timpalnya.

Selain itu, Quraish Shihab juga menjelaskan bahwa pernah suatu ketika ada sahabat nabi yang ketaatan dan kebaikan luar biasa. Lalu, ada sahabat lainnya yang mengatakan “bahagialah engkau akan mendapat surga”.

“Nabi berkata, tidak satupun orang masuk surga karena amalnya. Kamu pun tidak wahai Nabi Muhammad?. ‘Saya pun tidak’, jawab Nabi Muhammad,” ucap Quraish Shihab.

Lebih lanjut Quraish Shihab mengatakan, tak ada satupun makhluk yang akan masuk surga kecuali dari rahmat Allah SWT. Seperti halnya yang dikatakan Allah SWT di dalam Al Qur’an. “Yakni orang yang masuk surga adalah orang yang taat dan mendapat rahmat,” ungkap Quraish Shihab.

Tak pelak, pernyataan itu mendapat beragam pertentangan di kalangan ulama lainnya. Bahkan, para warganet pun ikut mengomentari pernyataan Quraish Shihab tersebut. “Lebih parah Quraish ini. Sesat juga ajaranmu Quraisy,” tulis @fajar.

“Manusia tak ada yang dibolehkan masuk surga sebelum Rasulullah SAW. Astaghfirullah coba hadapkan pak tua ini sama habain dan kiai,” timpal @calvinclean.

- Advertisement -

“Surga memang hak Allah tapi Allah menjanjikan surga untuk Nabi Muhammad apakah Allah merubahnya,” sahut @mahraniansyah.

Klarifikasi Quraish Shihab

Untuk menjawab desakan dari berbagai pihak agar memberikan respons terhadap tuduhan tersebut, Quraish Shihab memberikan klarifikasinya melalui blog pribadinya. Berikut ini adalah klarifikasinya:

Tentang Tayangan Tafsir al-Mishbah pada 12 Juli 2014 . Bagi mereka yang meminta klarifikasi langsung, berikut adalah jawaban saya:

Penjelasan tersebut diberikan dalam konteks bahwa amal perbuatan bukanlah satu-satunya alasan untuk masuk surga, meskipun saya juga menyampaikan keyakinan bahwa Rasulullah akan masuk surga. Penjelasan saya didasarkan pada hadis yang menyatakan bahwa:

“Tidak ada seorang pun yang masuk surga hanya karena amal perbuatannya. Seorang sahabat bertanya, ‘Begitu juga engkau?’ Beliau menjawab, ‘Ya, begitu juga saya. Hanya dengan rahmat Allah kepada saya.'”

Hal ini disebabkan karena amal baik bukanlah satu-satunya alasan untuk masuk surga, tetapi itu adalah hak prerogatif Allah.

Penjelasan di atas bukan berarti tidak ada jaminan dari Allah bahwa Rasul tidak akan masuk surga. Saya juga menjelaskan dalam episode yang sama bahwa Allah menjamin dengan sumpah-Nya bahwa Rasulullah SAW akan diberikan anugerah-Nya sampai beliau merasa puas, yang kita pahami sebagai surga dan segala yang dikehendaki oleh beliau.

“Dan sesungguhnya kelak Tuhanmu pasti memberikan (kepadamu) sehingga kamu merasa puas.” Itulah yang saya jelaskan, tetapi sebagian orang mengutipnya sepotong-potong dan di luar konteksnya.

Mohon untuk mendengarkan kembali penjelasan saya dalam episode tersebut. Semoga orang-orang yang menyebarkannya hanya karena kurang pemahaman dan bukan bermaksud untuk memfitnah.  (Fhd/ S)

 

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini