“Sebelum adanya pandemi saya rutin tiap bulannya mengekspor keris, selain itu juga orderan dari hampir seluruh Indonesia juga saya mendapatkan orderan seperti halnya untuk souvenir, baju adat pernikahan hingga pesanan dari pecinta dan kolektor keris,” jelasnya.
Harga keris yang dijual oleh Marjono sangat bervariasi mulai dari kelas untuk souvenir diharga Rp.50.000 hingga Rp.100.000, untuk upacara adat manten diharga Rp.150.000 hingga Rp.500.000 sedangkan untuk pesanan khusus atau ageman diharga Rp.5juta hingga Rp.50juta bahkan bisa lebih sesuai dengan permintaan keris itu sendiri.
“Harga bervariasi tergantung tingkat kesulitan dan bahan yang dipakai, contohnya keris yang harganya puluhan juta ini, ini ada ornamen yang dibuat dari emas 24 karat dan salur yang ada di kerisnya juga dikerjakan dengan tangan manual dan bisa selesai hingga satu bahkan tiga bulan,” jelasnya.




