spot_img

AS Dikabarkan Pertimbangkan ‘Mother of All Bombs’ untuk Gempur Iran, Teheran Ancam Balas

KNews.id – Jakarta – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas ke titik nadir baru. Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah mempertimbangkan penggunaan senjata konvensional non-nuklir terberatnya, yang dijuluki ‘mother of all bombs’ atau ‘ibu dari segala bom’, untuk menggempur Iran.

Tak tinggal diam, Teheran langsung melancarkan ancaman balik yang tak kalah garang. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah mempersiapkan apa yang mereka sebut sebagai ‘father of Iranian missiles’ atau ‘bapaknya rudal Iran’ untuk menghantam seluruh infrastruktur energi serta investasi musuh di kawasan tersebut.

- Advertisement -

Peringatan keras ini disampaikan langsung oleh penasihat senior panglima tertinggi IRGC, Brigadir Jenderal Mohammad Reza Naqdi, dalam pidatonya di hadapan ribuan warga pada kampanye ‘Pengorbanan untuk Iran’ di Sari, Iran bagian utara, Minggu (18/10/2026).

Bayang-Bayang ‘Ibu dari Segala Bom’ Milik AS

Wacana penggunaan senjata pemusnah konvensional ini mencuat menyusul sinyal dari Presiden AS Donald Trump terkait potensi tindakan militer baru akibat habisnya kesabaran Washington terhadap Teheran. Senjata yang dimaksud adalah GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) –bom seberat 14 ton yang dikenal sebagai bom non-nuklir terberat dalam arsenal militer AS.

- Advertisement -

Rencana Washington ini disinyalir mengincar situs nuklir serta infrastruktur vital energi Iran. Kendati demikian, sejumlah pengamat militer menyebut ada keraguan di internal Pentagon mengenai efektivitas strategis senjata tersebut dalam mencapai tujuan jangka panjang AS. Bagi Iran, ancaman ini ditanggapi bukan dengan gentar, melainkan dengan klaim telak di atas lapangan. Brigadir Jenderal Naqdi bahkan mengejutkan publik dengan mengungkapkan bahwa bom seberat 14 ton buatan AS itu pernah dijatuhkan di wilayah Iran selama perang 12 hari melawan Israel pada 2025 lalu.

“Beberapa bom jenis itu gagal meledak dan kemudian berhasil disita oleh pasukan kami,” klaim Naqdi, seperti dilansir Press TV, Senin (19/10/2026).

IRGC Siapkan ‘Bapaknya Rudal’ dan Ancam Aset Energi Musuh

Sebagai respons atas gertakan Washington, Naqdi menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran memiliki daya tangkal tingkat tinggi. Jika AS dan sekutunya melakukan salah perhitungan (miscalculation), dampaknya akan langsung menghantam jantung ekonomi para pihak agresor.

“Jika terjadi kesalahan perhitungan, seluruh infrastruktur dan investasi energi milik pihak agresor di kawasan ini akan berada dalam jangkauan operasional, dan keamanan aset-aset tersebut akan terancam secara langsung,” tegas Naqdi.

Lebih lanjut, Naqdi menilai ancaman pengerasan sikap dari Presiden Trump justru menjadi bukti nyata kegagalan diplomasi Washington. Menurutnya, pihak yang merasa di atas angin tidak akan pernah meneriakkan narasi bahwa kesabaran mereka telah habis. Ia menambahkan, ketangguhan perlawanan bangsa Iran selama ini terbukti mampu mencegah invasi darat dan memaksa kapal-kapal perang musuh mundur hingga sejauh 1.000 kilometer di lautan.

Sentilan Keras: Sebut Istilah ‘Ibu’ untuk Senjata Adalah Peradaban Barbar

Nada satir juga dilontarkan oleh juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi. Dalam pernyataan terpisah, Mohebbi melayangkan kritik tajam terhadap penamaan militer AS yang menggunakan kata ‘mother’ atau ibu untuk sebuah alat pembunuh massal. Menurut Mohebbi, hanya budaya dari ‘peradaban barbar’ yang tega menyematkan istilah sakral seperti seorang ibu untuk menamai sebuah senjata pemusnah.

- Advertisement -

“Masa depan adalah milik bangsa yang mampu mengubah ancaman terbesar dari musuh menjadi bahan lelucon publik,” ujar Mohebbi menyindir.

Konfrontasi terbuka antara Teheran dan Washington ini menandai eskalasi konflik yang kian mengkhawatirkan di kawasan Teluk. Dunia kini menanti apakah gertakan senjata pemusnah berat ini bakal berujung pada konfrontasi terbuka, atau sekadar perang urat saraf di atas panggung geopolitik global.

(RD/INL)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini