spot_img
Selasa, Juli 16, 2024
spot_img

Arif Satria : Belum Ada Yang Menyerahkan Dokumen Pendaftaran Untuk Capim dan Dewas KPK

KNews.id –  Jakarta – Wakil Ketua Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK, Arif Satria, mengatakan belum ada yang menyerahkan dokumen pendaftaran untuk Calon Pimpinan dan Calon Dewan Pengawas. Pendaftaran hari pertama untuk capim KPK dan dewas KPK dibuka pada hari ini, Rabu, 26 Juni 2024.

Arif menyampaikan, hingga Rabu pukul 15.00 WIB, Pansel KPK sudah mendata 94 orang yang registrasi akun. “Sore ini belum ada yang submit dokumen,” ucap dia melalui keterangan video.

- Advertisement -

Untuk pembaca yang ingin mendaftar sebagai capim atau dewas KPK, bisa diakses laman: https://apel.setneg.go.id/. Setelah proses registrasi, berkas yang masuk nantinya akan diverifikasi sesuai persyaratan yang tercantum dalam pengumuman.

Kemudian hasil dari verifikasi atas berkas tersebut akan diumumkan sebagai peserta yang lolos seleksi administrasi. Pengumuman pada 24 juli 2024.

Penyeleksian capim dan dewas KPK menyusul berakhirnya masa jabatan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK aktif pada 20 Desember 2024. Kepemimpinan KPK pada periode 2019-2023 mendapat perhatian khusus dari kelompok sipil.

Dalam proses pembentukan pansel, misalnya, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menyoroti jatuhnya independensi KPK setelah Revisi UU KPK 2019. Elemen sipil yang terdiri dari Transparency International Indonesia, IM57+ Institute, Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Istana menyelenggarakan seleksi dan pemilihan Pansel dengan mempertimbangkan kriteria rekam jejak dalam pemberantasan korupsi serta integritas yang teruji.

- Advertisement -

“Kami mendorong Pansel KPK bukan hanya orang-orang yang kemudian hanya sekadar persyaratan administratif,” kata Peneliti TII Izza Akbarani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024.

Pansel KPK mengatakan banyak sekali masukan yang diterima dari berbagai elemen masyarakat, baik dari pimpinan perguruan tinggi, dari organisasi masyarakat sipil, hingga perwakilan dari pimpinan media. Wakil Ketua Pansel Arif Satria mengatakan di antara masukan tersebut antara lain perlunya mencari sosok yang independen, berintegritas, berkapasitas, hingga rekam jejak yang baik.  “Hal-hal ini yang akan kami coba ramu dalam proses seleksi nanti,” katanya.

(Zs/tmp)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini