Celah politik berbiaya tinggi ini beresiko seorang pemimpin yang nantinya terpilih akan merasa berhutang kepada sponsornya.
“Untuk bisa mencapai 20 persen, semua tahu ada biayanya dan maharnya, dan sekarang makin mahal, karena itu sekarang ini menjadi pejabat mulai bupati, walikota, gubernur dan presiden itu semacam investasi, jadi sangat tergantung kepada sponsornya,” tambahnya.
- Advertisement -
“Contohnya: bupati, wali kota, akibatnya sponsor ini kemudian terpilih macam-macam mintanya ada ijin tambang lah. Kan itu karena saya, hutang politik, itulah money politik. jadi biaya politiknya harus kita turunkan,” tegasnya. (Ach/We)





