Adapun untuk kualitas pembiayaan, Pranata mengklaim kualitas pembiayaan konsumer sampai dengan September 2022 masih cukup terjaga dengan rasio non performing financing (NPF) kurang dari 1%. Posisi ini juga tidak jauh berbeda dengan total rasio NPF gross yang hanya di kisaran 1,4%.
Pranata menambahkan, untuk menggenjot pembiayaan konsumer, BCA Syariah akan fokus memperkuat layanan baik dari sisi layanan digital maupun layanan di kantor cabang. BCA Syariah akan terus melakukan penguatan mobile banking dan internet banking serta memaksimalkan sinergi dengan induk melalui layanan syariah bank umum (LSBU) yang ada di sejumlah cabang BCA.




