KNews.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) jatuh dari kekuasaan akibat utang yang tidak terkendali dan ingkar janji ke rakyat/
“Jokowi bisa jatuh gara-gara semakin dekat sama utang dan janji pada rakyat yang tidak dibayar tunai,” kata aktivis Soedadang di akun Twitter-nya @MERDESA.
Selain itu, ia mengatakan, Soekarno jatuh karena kedekatan dengan komunis. “Soeharto jatuh gara-gara dekat dengan kelompok Islam,” ungkapnya.
Rocky Gerung menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan sampai 2024.
Menurut Rocky, Presiden Jokowi tengah mengalami surplus ketidakpercayaan publik seiring dengan terjadinya kontradiksi kebijakan dan inkonsistensi janji kampanye.
Jika hal tersebut dibiarkan, alumnus filsafat Universitas Indonesia tersebut memprediksi akan terjadi demonstrasi dari mahasiswa, yang tentunya itu dapat menimbulkan gejolak politik.
Senada, pada 28 Februari 2020, pengamat ekonomi dan politik Sabang Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan juga mengutarakan hal serupa, bahkan memberikan prediksi waktu yang spesifik terkait kejatuhan tersebut.
Menurutnya, dengan adanya wabah virus Corona yang memporak-porandakan ekonomi China itu dapat menjadi preseden atas kejatuhan Presiden Jokowi yang akan terjadi dalam waktu enam bulan ke depan. (AHM/SN)





