Dengan demikian, selama tahun 2022, berdasarkan data setelmen sampai dengan 22 Desember 2022, nonresiden jual neto Rp128,66 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp63,52 triliun di pasar saham.
Selain itu, BI juga melaporkan perkembangan nilai tukar 19 Desember sampai dengan 22 Desember 2022. Tercatat, nilai tukar per hari Kamis (22/12), rupiah ditutup di level (bid) Rp15.580 per dolar AS, dan dibuka pada level (bid) Rp15.580 per dolar AS pada Jumat (23/12).
Kemudian, yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun naik ke 6,89% pada Kamis (22/12) dan kembali turun pada level 6,90% pada Jumat (23/12). Sementara untuk indeks dolar (DXY) melemah ke level 104,43 dan yield UST (US Treasury) dengan tenor 10 tahun naik ke level 3,679%. (Ade)




