spot_img

Akademikus Soroti Narasi Penyadapan Prabowo Pengalihan Isu, Minta Publik Kritis

KNews.id – Jakarta – Akademikus Universitas Esa Unggul Syurya Muhammad Nur meminta pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tentang mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyadap Presiden Prabowo Subianto secara objektif, transparan, dan sesuai undang-undang.

Syurya juga menyoroti berkembangnya narasi di media sosial yang menggiring opini bahwa dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo itu hanyalah pengalihan isu.

- Advertisement -

“Ketika isu penyadapan belum sepenuhnya terungkap tetapi sudah muncul upaya membangun persepsi bahwa persoalan tersebut hanyalah pengalihan isu, kita perlu mencermatinya secara kritis,” kata Syurya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Menurut dia, fenomena tersebut menunjukkan persoalan telah meluas dari ranah hukum dan keamanan ke pertarungan komunikasi politik dan persepsi publik.

- Advertisement -

Syurya menilai munculnya narasi tersebut perlu dicermati karena dugaan penyadapan yang menyeret Jenderal Listyo Sigit dan sejumlah perwira tinggi Polri menyangkut keamanan kepala negara serta kepentingan nasional.

“Saya heran, ketika sebuah persoalan menyangkut keamanan presiden dan kepentingan negara sedang dipersoalkan, justru muncul narasi di media sosial yang buru-buru menyebutnya sebagai pengalihan isu,” tuturnya.

“Pertanyaannya, mengapa publik diarahkan untuk memperdebatkan motif pemberitaan sebelum substansi persoalannya diuji dan diungkap secara terang?” lanjut Syurya.

Lebih lanjur Syurya menjelaskan menjelaskan fenomena tersebut dalam perspektif ilmu komunukasi bisa dipahami sebagai perang narasi yang berkaitan dengan information warfare atau perang informasi dan cognitive warfare atau perang kognitif.

(NS/JPN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini