Nasdem diketahui berupaya mengawinkan Khofifah sebagai cawapres untuk Anies. Sementara Ketum Gerindra Prabowo Subianto diketahui kerap bertemu dengan Khofifah yang dipersepsikan banyak kalangan bakal keduanya bakal duet pada Pilpres 2024.
Adi menilai wajar Khofifah direbutkan Nasdem dan Gerindra. Alasannya Khofifah mampu mengonsolidasikan kalangan Nahdliyin dan mampu menjamin suara di Jatim.
Prabowo dan Anies, dianggap lemah di Jatim dan pada basis-basis NU. Sebagai opsi lain, Adi Prayitno menilai, tidak berlebihan jika Nasdem atau tim kecil Anies berupaya menggandeng Kiai Said untuk menjadi cawapres.
“Kiai Said masih memiliki pengaruh kuat di kalangan Nahdliyin. Sekitar 40-60 persen kalangan Nahdliyin loyal dengan beliau,” kata Adi. (Ach/Popl)





