KNews.id- Relawan Jokowi dalam Gerakan Nusantara Bersatu mengadakan pertemuan di Gelora Bung Karno (GBK) hanya kegiatan hura-hura dan kemungkinan menelan biaya ratusan miliar rupiah.
“Itu biaya sangat besar. Hitung saja mendatangkan 100 ribu orang dikalikan ribuan bus dan rata-rata dari luar Jakarta. Mungkin ada ratusan miliar hanya untuk acara hura-hura di tengah kondisi ekonomi yang sulit,” kata politikus PDIP Masinton Pasaribu dalam acara di tvOne, Senin (29/11).
- Advertisement -
“Harusnya presiden milik kita bukan milik relawan,” ungkapnya.
Masinton melihat, para elit relawan yang bertemu Presiden Jokowi di ruangan khusus di GBK kebanyakan komisaris BUMN.




