KNews – Begini sisi lain Habib Kribo: saat muda sukses, sekarang alih profesi. Nama Habib Zen Assegaf mencuri perhatian publik.
Habib yang populer disapa Habib Kribo ini lantang dan keras melawan radikalisme, salah satu yang ia sikat adalah Habib Rizieq sampai Habib Bahar.
Nah ternyata ada sisi lain dari Habib Kribo ini, garang di depan kamera kalau singgung soal radikalisme tapi aslinya dia sosok yang kalem. Selain itu ternyata kehidupan Habib Kribo ini penuh dinamika.
Dulu dia sukses sejak muda sampai punya banyak aset namun kini semua aset dia juali demi menghidupi kehidupannya serta istri dan tiga anaknya.
Dulu dibilang dia kaya sering berderma tapi kini dia berusaha hidup dengan jualan nasi sekitar kontrakannya.
Sebuah akun @BakarSmith mengulas perjalanan kehidupan Habib Kribo ini.
Sukses kaya sejak muda
Sejak muda Habib Kribo sudah terbilang mapan lho. Profesinya akuntan, kliennya deretan perusahaan asing.
Nah sukses di usia muda, Habib Kribo terkenal sering berbagi. Rumahnya yang luas di Cililitan sering dipakai sebagai ‘hotel’ bagi kenalan teman atau siapapun yang singgah ke Jakarta.
Tamu yang numpang di rumahnya itu pun nggak pernah dibatasi Habib Kribo. Mau berapa hari terserah saja.
“Rumahnya menjadi hotel bintang 5 gratis bagi siapapun dari luar Jakarta yang singgah dan bermalam bahkan tak jarang menjadi tamu lebih dari sebulan tanpa perubahan dalam kualitas pelayanan dan kehangatan,” tulis akun tersebut dikutip rabu 18 Januari 2022.
‘Pelanggan’ tetap yang nginap di rumah Habib Kribo seringnya adalah para tokoh dan mubaligh dari luar Jakarta.
Kalau posisi Habib Kribo sedang ada kerjaan, tamunya tetap dipersilakan santai saja menempati rumahnya. Sedangkan istrinya selau menyediakan kudapan dan minuman untuk para tamu di rumah Habib Kribo.
Dulu sampai sekarang, Habib Kribo memang fokus betul melawan ekstrimisme di Indonesia. Cuma dulu mainnya nggak seperti sekarang pakai media sosial dan Youtube.
Jadi dulunya, Usai pulang kerja Habib Zen menghadap memelototi PC dan langsung aktif menentang ekstremisme di miling list Google.
“Ketika FB masuk Indonesia dia langsung aktif memposting pandangan tentang toleransi dan moderasi. Banyak kalangan nasionalis dan non Muslim yang semula tercengang dengan sikap moderatnya menjadi fansnya,” tulis akun itu.
Jatuh miskin ngontrak jualan kebuli
Ujian ekonomi melanda Habib Kribo saat krisis moneter menghantam Indonesia. Habib Kribo kehilangan klien-kliennya. Otomatis pengeluarannya terdampak.
Tapi karena sudah terbiasa sedekah dan berbagi dengan orang lain, Habib Kribo nggak kaget lah. Dia tetap fokus menghidupi anak istrinya.
Di tengah naik turunnya pendapatan itu, Habib Kribo tetap bisa menyekolahkan ketiga putranya dan beberapa keluarganya menempuh pendidikan sampai kuliah.
Caranya bagaimana? Jual aset satu per satu. Hal itu dilakukan Habib Kribo demi membiayai pendidikan dan kehidupan.
“Ia menjual satu demi satu asetnya hingga menjual setengah rumahnya yang semula punya dua halaman muka dari dua gang berbeda. Rumahnya mulai sepi pengunjung. Zen berusaha bertahan dengan memulai mencoba usaha kecil-kecilan demi bertahan hidup,” tulis akun tersebut.
Namun ternyata episode ujian belum berakhir. Sisa setengah rumahpun dilepasnya demi memenuhi janjinya memberikan pendidikan berkualitas kepadanya tiga puteranya.
“Zen resmi miskin. Ia meninggalkan kampung halaman yang telah dinikmatinya sejak remaja hingga sukses sebagai profesional muda,” kata akun itu.
Menjuali rumah dan asetnya, Habib Kribo pilih ngontrak di apartemen bulanan, sambil jualan nasi kebuli sekitar parkiran kontrakannya lho.
Kondisi ekonomi yang menurun, tak membuat Habib Kribo kendor melawan radikalisme, dia tetap konsisten menentang intoleransi dan semua pandangan diskriminatif.
Tulisan-tulisan pendukung kuat Ahok ini mulai menyebar dan menarik perhatian sejumlah tokoh aktivis toleransi dan penentang khilafah.
Belakangan Habib Kribo masuk radar kelompok yang getol melawan radikalisme gitu, sampai akhirnya dia diundang ceramah di beberapa komunitas ini.
“Karena dalam video itu Zen menyampaikan secara blak blakan pendangan-pandangan anti intoleransi dengan gaya spontan, ditawarkan kepada channel khusus dan digarap oleh tim ahli media. Tampillah dia dengan brand baru Habib Kribo,” tulis akun itu.
Kalau ada yang mengira Habib Kribo itu bikin channel Youtube dan media sosial untuk menghasilka pendapatan dari konten, itu salah besar.
Habib Kribo malah menyerahkan soal begituan ke tim media sosialnya. Habib Zen ini ngaku nggak cari uang dari speak up-nya soal radikalisme.
Nah kini sambil terus melawan radikalisme di Indonesia, Habib Kribo beberapa bulan belakangan ini rutin menemani istrinya menjalani kemoterapi. (RKZ/hops)




