spot_img
Kamis, Maret 12, 2026
spot_img
spot_img

Sukmawati Diberi Peringatan Keras oleh MUI

KNews.id- Majelis Ulama Indonesia atau MUI turut mengomentari keputusan Sukmawati yang pindah agama dari Islam ke Hindu. MUI mengingatkan, Sukmawati dilarang menghina atau merendahkan kepercayaan lamanya setelah menjadi pemeluk Hindu.

Diketahui, Sukmawati resmi memeluk Hindu usai menjalani ritual Sudhi Wadani di Singaraja, Bali, Selasa 26 Oktober 2021 kemarin. Dia mengatakan, keputusannya pindah agama sudah dipikirkan sejak lama, bahkan mulai puluhan tahun lalu.

- Advertisement -

“Saya kira, kalau pindah agama itu kan pilihan masing-masing dengan satu proses. Ibu kan cukup panjang 66 tahun,” ujar Sukmawati, dikutip Hops, Sabtu 30 Oktober.

Kabarnya, sebelum benar-benar memeluk Hindu, dia sering berkunjung ke pura, mempelajari kitab sucinya, dan bertemu tokoh agama terkait. Hal itu yang kemudian membuatnya yakin untuk berpaling ke ajaran tersebut.

- Advertisement -

MUI Komentari Sukmawati yang Peluk Hindu

Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas mendesak Sukmawati agar fokus menjalani kesehariannya sebagai pemeluk agama Hindu. Sehingga, kata dia, perempuan 70 tahun tersebut tak perlu mennyinggung kepercayaan lamanya lagi.

“Saya meminta kepada ibu Sukmawati karena ibu sudah pindah agama maka jadilah ibu pengikut agama hindu yang baik. Untuk itu jagalah persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa ini dengan baik. Karena ibu sekarang sudah tidak beragama islam lagi maka ibu fokus sajalah dengan agama ibu yang baru tersebut dan kami umat Islam akan menghormatinya,” ujar Anwar, dikutip Sabtu 30 Oktober.

“Untuk itu saya berharap supaya kita saling hormat menghormati dan mari kita hidup berdampingan secara damai. Dan jangan ada cerca mencerca serta jelek menjelekkan di antara kita karena itu akan merusak hubungan baik kehidupan antar umat beragama di negeri ini,” sambungnya.

Dia juga tidak mempersoalkan, apabila Sukmawati memang sudah tidak berkenan dengan keyakinan dan ibadah serta hal-hal yang menyangkut muamalah dan ketentuan-ketentuan dalam Islam.

“Untuk itu jangan lagi ibu berkomentar dan mengurusi apalagi merendahkan agama yang ibu tinggalkan tersebut dengan menuding atau menyindir Islam dan umat Islam yang tidak toleranlah yang macam-macamlah.”

- Advertisement -

“Ibu adalah anak dari presiden Soekarno yaitu seorang tokoh dan bapak bangsa yang beragama islam yang telah berjuang mati-matian untuk mempersatukan bangsa indonesia yang sangat pluralis ini baik dari suku bahasa dan agama serta golongan,” tuturnya.

Anwar meminta Sukmawati untuk bisa memahami perasaan pemeluk agama lain, terutama Islam. Sebab, dengan terus-terusan menyinggung Islam, maka akan ada perpecahan atau perselisihan antaragama yang terjadi.

“Untuk itu tolonglah ibu jaga bangunan kehidupan berbangsa, bernegara serta beragama yang telah didirikan dan dikembangkan oleh bapak dari ibu sendiri yang darahnya mengalir dalam tubuh ibu.”

“Jadilah ibu menjadi seorang ibu dan warga negara serta pemeluk agama yang arif yang tidak hanya tahu tentang perasaannya tapi juga tahu dan pandai menjaga dan mempertimbangkan perasaan orang lain agar negeri ini aman, tentram dan damai,” kata dia. (AHM/hop)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini