spot_img
Senin, Januari 19, 2026
spot_img
spot_img

Pemerintah Ayo Pertimbangkan Lagi! Karantina Bikin Biaya Umrah Bengkak

KNews.id – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri) meminta pemerintah mempertimbangkan kebijakan karantina 8 hari bagi jemaah. Kebijakan karantina akan membuat biaya penyelenggaraan ibadah umrah melonjak.

Berdasarkan aturan yang ada, pelaku perjalanan luar negeri diwajibkan melakukan karantina selama 8 hari. “Hampir dua pertiga biaya perjalanan itu untuk karantina,” ujar Ketua Umum DPP Amphuri Firman M Nur.

- Advertisement -

Sebagai informasi, pada kondisi normal biaya perjalanan umrah dipatok sekitar Rp 20 juta per orang. Dalam masa pandemi November tahun lalu, Indonesia memberangkatkan jemaah umrah dengan biaya mencapai Rp 26 juta per orang.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU) Artha Hanif menyebut, biaya perjalanan ibadah umrah dapat mencapai Rp 40 juta per orang. Hal itu dihitung berdasarkan adanya tambahan biaya karantina 8 hari di hotel.

- Advertisement -

Selain itu, ada pula komponen tambahan biaya tes PCR setelah melakukan karantina di hotel. Komponen biaya juga ditambah melalui kebijakan pembatasan selama ibadah umrah.

Pelaku jasa biro perjalanan umrah juga perlu menghitung kemungkinan adanya premi asuransi bagi jemaah umrah selama pandemi Covid-19.(Kontan/fey)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini