spot_img

Demokrat Kuasai Kongres AS, Mampukah Batasi Kebijakan Perang Trump terhadap Iran?

KNews.id – Jakarta – Kemenangan telak Partai Demokrat di Kongres Amerika Serikat berpotensi memberi pengaruh besar dalam kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Para ahli mengatakan Partai Demokrat kini memiliki ruang yang lebih besar untuk mengawasi pemerintahan, memutuskan anggaran prioritas, serta menentang agenda kebijakan luar negeri Trump.

- Advertisement -

Direktur Program AS dan Amerika Utara Chatham House, Laurel Rapp, mengatakan bahwa perang Iran berpotensi menjadi isu utama yang dipermasalahkan Kongres. Pasalnya, serangan AS ke Iran telah melonjakkan harga bahan bakar serta meningkatkan biaya hidup warga Amerika.

“Kita tahu Partai Demokrat akan berupaya mengambil suara di DPR dan Senat untuk membatasi Partai Republik, untuk mengekang kekuasaan pemerintahan terkait perang melawan Iran. Tetapi apakah itu akan mengikat pemerintahan adalah masalah lain,” kata Rapp.

- Advertisement -

Rapp mengatakan Partai Demokrat dapat menggunakan kewenangan Kongres dalam mengalokasikan anggaran untuk mencoba membatasi perang.

Namun demikian, setiap rancangan undang-undang perlu didukung dua pertiga suara baik di DPR maupun Senat untuk menghindari veto presiden.

JC Lintzenich, peneliti senior di German Marshall Fund, mengatakan bahwa terlepas dari kekuatan Demokrat di Kongres, Trump tetap memegang kendali sebagai seorang presiden.

“Ingatlah bahwa pemilihan ini mengubah Kongres, bukan presiden,” kata Lintzenich.

“Presiden Amerika Serikat masih memiliki banyak kekuasaan, banyak wewenang. Kita masih memiliki tindakan yang tertunda di Iran. Kita masih memiliki situasi yang belum terselesaikan dengan Rusia dan Ukraina,” ucapnya.

Menurut Lintzenich, kebijakan luar negeri tetap dijalankan oleh presiden dan para pejabat yang ditunjuknya.

- Advertisement -

“Yang akan kita lihat sekarang adalah sedikit lebih banyak pengawasan kongres, penerapan pendanaan, misalnya, untuk Ukraina, yang diwajibkan oleh undang-undang dan peraturan,” ujarnya.

Kepala ekonom Berenberg, Holger Schmieding, sementara itu memperingatkan bahwa Trump mungkin akan menghadapi banyak masalah di masa mendatang, seiring dengan dikendalikannya Kongres oleh Demokrat.

Ia berpandangan bahwa Kongres kemungkinan besar tak sudi untuk mendanai perang, terutama perang Iran. Kendati demikian, sebagai orang yang suka mencari perhatian, tidak menutup kemungkinan bahwa Trump akan melawan dan malah “lebih berhasrat untuk mengejar petualangan geopolitik yang berbahaya.”

(NS/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini