spot_img

Boikot RANS Makin Meluas, Kini D’Masiv Pilih Tinggalkan Raffi Ahmad

KNews.id – Jakarta – Gelombang seruan boikot terhadap RANS yang belakangan ramai di media sosial mulai berdampak pada sejumlah kerja sama di industri hiburan. Kini giliran grup band D’Masiv yang mengambil keputusan terkait keterlibatannya bersama perusahaan milik Raffi Ahmad tersebut.

D’Masiv memilih melanjutkan rangkaian konser Asia Home Run Tour di lima negara tanpa lagi melibatkan RANS sebagai mitra promotor. Keputusan ini diambil di tengah polemik boikot yang menyeret nama Raffi Ahmad. Vokalis D’Masiv, Rian Ekky Pradipta, mengungkapkan bahwa pihaknya tetap melanjutkan tur bersama promotor Antara Suara.

- Advertisement -

Langkah tersebut dilakukan agar rencana besar yang telah dipersiapkan selama dua tahun tidak berakhir begitu saja. Meski harus mengambil keputusan sulit, D’Masiv ingin menjaga keberlangsungan tur sekaligus menghindari konsekuensi finansial apabila seluruh rangkaian konser dibatalkan.

“Ya pasti tidak mudah. Apalagi kan kalau sama Raffi kan juga udah kenalnya cukup lama ya dari zaman 2008, waktu zaman Dahsyat,” kata Rian saat ditemui awak media di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2026).

- Advertisement -

Rian menjelaskan, Asia Home Run Tour bukan sekadar agenda manggung biasa bagi D’Masiv. Tur tersebut merupakan bagian dari impian mereka setelah memilih menapaki perjalanan sebagai band independen. Bahkan, D’Masiv telah menyiapkan album berbahasa Inggris yang ditargetkan untuk pasar internasional sebagai bagian dari langkah tersebut.

“Karena ini sebenarnya Asia Tour adalah mimpinya D’Masiv. Setelah kita jadi band independen, kita pengin punya, kita lagi mempersiapkan album yang memang untuk dirilis secara internasional,” ujar Rian. Di sisi lain, membatalkan konser bukan perkara sederhana. Rian menyebut ada konsekuensi bisnis yang harus ditanggung apabila agenda yang sudah disepakati tidak terlaksana.

Salah satunya adalah potensi penalti yang dapat membebani pihak band maupun manajemen.

“Ya justru itu, kalau gagal, itu yang saya harus ganti. Maksudnya pasti kan ada penalti dan lain-lain,” ungkapnya.

Ia menambahkan, persiapan tur tersebut sudah melibatkan banyak pihak, mulai dari show director hingga kru yang bertugas di balik layar. Karena itu, pembatalan justru dikhawatirkan membawa dampak lebih luas, terutama bagi orang-orang yang menggantungkan mata pencaharian dari penyelenggaraan konser.

“Jadi pastinya kalau sampai cancel pun juga pasti berat. Maksudnya akan banyak merugikan banyak pihak juga. Ya kan di situ melibatkan show director, melibatkan kru-kru kita, melibatkan banyak pihaklah,” tuturnya.

- Advertisement -

Terlepas dari polemik yang berkembang, Rian memastikan D’Masiv tetap memusatkan perhatian pada persiapan Asia Home Run Tour. Mereka ingin memastikan rangkaian konser di lima negara tersebut tetap berjalan dan tidak mengorbankan mimpi yang telah dibangun sejak lama.

Raffi Pilih Diam Hadapi Ujian

Raffi Ahmad memilih untuk tidak banyak memberikan tanggapan di tengah ramainya pemberitaan dan tudingan yang belakangan menyeret namanya. Suami Nagita Slavina itu justru membagikan pesan tentang pentingnya bersabar dan menahan diri ketika menghadapi fitnah.

Ia seolah menyampaikan bahwa tidak semua tuduhan harus dijawab dengan penjelasan panjang lebar. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (4/11/2026), Raffi Ahmad membagikan ulang video ceramah Ustaz Hanan Attaki yang membahas cara menghadapi fitnah dengan meneladani sikap Sayyidah Maryam.

Dalam video tersebut, Ustaz Hanan Attaki menjelaskan bahwa seseorang yang merasa difitnah tidak harus selalu terpancing untuk memberikan klarifikasi kepada banyak orang. Ia mencontohkan bahwa tabayun atau memberikan penjelasan cukup dilakukan satu kali. Setelah itu, seseorang bisa memilih diam dan menyerahkan persoalan kepada Allah SWT.

“Gimana cara saya nanggepin berita-berita viral, yang memfitnah saya? Saya pakai cara Sayyidah Maryam.

Saya ga akan jelasin apa-apa, saya nggak akan ngerespon siapa-siapa. Saya diam, Biar Allah yang ngerespon, dan itu works,” ujar Ustaz Hanan Attaki dalam video tersebut. Ustaz Hanan juga mengingatkan bahwa membalas setiap komentar atau tudingan justru berpotensi membuat persoalan semakin ramai.

Menurutnya, tidak semua orang yang memberikan penjelasan akan mendapatkan simpati. Bahkan, respons berlebihan bisa membuat masalah berkembang menjadi bahan perbincangan atau gosip. “Kalaupun harus tabbayun, cukup sekali.

Jangan berkali-kali, tabbayun sekali, diam,” lanjutnya. Ia mengakui bahwa memilih diam bukan perkara mudah. Ada perasaan kesal ketika seseorang mengetahui dirinya sedang dibicarakan atau dituduh melakukan sesuatu.

Namun, ia mengajak agar seseorang tidak mudah terpancing untuk membalas komentar maupun pernyataan orang lain. “Kenapa? kalau saya diam Allah yang bicara.

Kalau saya bicara Allah diam. Mending Allah bicara daripada saya bicara,” tuturnya. Pesan tersebut kemudian ditutup dengan ajakan untuk bersabar dan membiarkan Allah SWT yang bertindak atas segala persoalan.

“Yaudah saya diam aja, biarkan Allah yang bertindak.

Dan itu works banget loh,” kata Ustaz Hanan Attaki. Unggahan Raffi Ahmad tersebut muncul ketika namanya tengah menjadi sorotan publik. Belakangan, suami Nagita Slavina itu ramai diperbincangkan hingga muncul seruan boikot di media sosial.

Meski demikian, Raffi tidak secara langsung menyebut pihak tertentu ataupun menjelaskan secara spesifik tuduhan yang dimaksud dalam unggahan tersebut.

Pilihan membagikan ceramah tentang kesabaran dan sikap diam itu pun menjadi perhatian, terutama di tengah ramainya perbincangan mengenai dirinya.

(NS/SRI)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini