spot_img

Sovereign Tech Summit 2026: NeutraDC Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI

Ekspansi kapasitas dan integrasi layanan data center, komputasi, serta konektivitas  dukung pertumbuhan kebutuhan AI nasional

KNews.id – Denpasar, 26 Oktober 2026 – PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), operating company data center dari  PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berbagi perspektif mengenai kesiapan infrastruktur AI  berdaulat yang siap digunakan untuk mendukung kebutuhan bisnis dalam sesi panel Sovereign Tech  Summit 2026 by Telkom Indonesia, sebagai bagian dari rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 pada Kamis  (22/10).

- Advertisement -

Melalui diskusi strategis ini, NeutraDC menggarisbawahi pentingnya kesiapan infrastruktur data  center untuk mengimbangi pertumbuhan kebutuhan komputasi AI di Indonesia.

Perspektif tersebut disampaikan dalam sesi panel 2 bertajuk Sovereign Technology & National Compute,  yang menghadirkan VP Sales & Marketing NeutraDC Erik Orbandi, VP Enterprise Business Strategy Telkom  Tanto Suratno, serta Co-Founder & CEO Awanio Irfan Yuta Pratama. Diskusi ini mendalami kesiapan  teknologi dan infrastruktur komputasi nasional dalam menjawab kebutuhan bisnis serta mendukung  pengembangan AI di Indonesia.

- Advertisement -

“Perusahaan membutuhkan infrastruktur yang tidak hanya andal, tetapi juga siap mendukung  implementasi AI untuk kebutuhan bisnis. Melalui Neutra Colocation, Neutra Compute, dan Neutra  Connect, NeutraDC menyediakan kapabilitas data center, komputasi, dan konektivitas dalam satu  ekosistem untuk mendukung kebutuhan tersebut,” ujar Erik, VP Sales & Marketing NeutraDC.

Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur untuk mendukung adopsi AI, NeutraDC terus  memperluas kapasitas dan jangkauan infrastruktur data centernya di sejumlah area strategis. Langkah  ekspansi ini bertujuan untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan penyimpanan data dan komputasi,  sekaligus memperkuat kesiapan infrastruktur digital dalam mendukung kebutuhan industri dan ekonomi  digital Indonesia.

Pengembangan ini juga menjadi bagian dari kontribusi NeutraDC dalam mendukung  agenda pemerintah untuk memperkuat kedaulatan digital nasional melalui ketersediaan infrastruktur  yang andal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan terpisah, CEO NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin menyampaikan bahwa,  kedaulatan AI Indonesia membutuhkan fondasi infrastruktur yang kuat, pengembangan kapasitas yang  berkelanjutan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. “Perkembangan AI tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap data center, tetapi juga terhadap  kapasitas komputasi dan konektivitas yang andal. Karena itu, kedaulatan teknologi perlu didukung oleh  ekosistem infrastruktur digital yang menyeluruh. NeutraDC terus memperkuat kapabilitasnya untuk  menjawab kebutuhan tersebut, termasuk melalui pengembangan kapasitas data center guna  mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi di masa mendatang,” pungkas Rakhmad.

Kesiapan infrastruktur AI perlu dilihat secara menyeluruh, mulai dari fasilitas penyimpanan dan  penempatan sistem, kemampuan komputasi, hingga konektivitas yang memungkinkan berbagai  infrastruktur terhubung secara optimal. Kapabilitas ini memperkuat posisi NeutraDC sebagai penyedia  infrastruktur digital AI-ready terdepan di Indonesia.

Seiring meningkatnya kebutuhan komputasi AI, NeutraDC akan terus memperkuat kapasitas data center dan kapabilitas layanannya untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan pasar. Didukung kolaborasi  seluruh pemangku kepentingan, langkah ini menjadi bagian dari upaya NeutraDC dalam membangun  fondasi infrastruktur digital yang siap digunakan saat ini dan dapat berkembang mengikuti kebutuhan masa depan, sekaligus mendukung penguatan kedaulatan teknologi di Indonesia.

- Advertisement -

(FHD/TLKM)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini