spot_img

Lelah dan Gelisah? Ini Bacaan Sholawat Syifa sebagai Ikhtiar Memohon Kesembuhan

KNews.id – Jakarta – Islam mengajarkan beberapa syariat untuk mengatasi rasa lelah dan gelisah melalui bacaan sholawat. Salah satu bacaan sholawat yang bisa diamalkan untuk kesembuhan dan ketenangan hati adalah sholawat syifa.

Sholawat syifa tidak hanya bernilai pahala dan syafaat, tetapi juga berfungsi sebagai wasilah penyembuhan lahiriah dan batiniah.

- Advertisement -

Sejatinya, kesehatan jasmani dan rohani merupakan nikmat terbesar yang diberikan Allah SWT untuk dapat menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, kegiatan padat serta ritme kehidupan yang memaksa tubuh untuk terus bergerak sering kali dapat memicu rasa lelah dan gelisah.

Lantas, bagaimana bacaan sholawat syifa untuk kesembuhan dan ketenangan hati?

- Advertisement -

Bacaan Sholawat Syifa
Mengutip laman NU, dalam catatan Syekh Yusuf bin Ismail an-Nabhani, sholawat ini ditulis oleh Syekh Hasan Abul Halawah al-Ghazi. Sholawat ini disebut juga dengan nama Sholawat Nurul Abshar yang berarti cahaya mata hati. Adapun lafal sholawat syifa adalah sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhamadin thibbil qulubi wa dawa’iha,wa ‘afiyatil abdani wasyifa’iha, wa nuril abshari wadiya’iha, wa ‘ala alihi wa shahbihi wasallim

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, dokter hati, dan obatnya, obat untuk bahan dan penyembuhannya, cahaya batin dan sinarnya. Semoga keberkahan dan keselamatan dilimpahkan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Dalam buku Fadilah Selawat Menuju Cinta kepada Rasulullah karya Zulfa Maulida dijelaskan bacaan sholawat syifa termaktub dalam kitab Abwab al-Faraj, dengan bacaan menjadi seperti berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَقُوتِ الأرْوَاحِ وَغِذَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

- Advertisement -

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa’iha wa ‘afiyatil abdani wa syifa’iha wa nuril abshari wa dhiya’ihaa wa qutil arwahi wa ghida’iha wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallim.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, serta menjadi makanan pokok dan asupan gizi bagi ruhani. Juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”

Keutamaan Membaca Sholawat Syifa
Dalam kitab Majmu’ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu’iyah susunan KH. Muhammad bin Abdullah Faqih dijelaskan bahwa sholawat syifa memiliki faedah yang mujarab dalam memelihara kebugaran fisik serta menjadi penawar dari aneka penyakit, baik itu jasmani maupun rohani.

Sementara itu, dalam buku Khasiat dan Fadhilah 99 Asmaul Husna karya Umar Faruq menyebutkan bahwa sholawat syifa dapat menjadi media ikhtiar agar tubuh tetap sehat, berumur panjang, dan kuat. Sholawat ini juga diyakini dapat membantu menyembuhkan penyakit hati.

Waktu dan Tata Cara Mengamalkan Sholawat Syifa
Mengutip buku Panduan Shalat, Doa, Zikir & Shalawat karya Ustad Enjang Burhanudin Yusuf, sholawat ini dapat dilantunkan kapan saja tanpa batasan waktu. Namun, ada waktu yang paling utama untuk membacanya, yaitu secara istiqamah selepas menunaikan salat fardhu.

Merujuk keterangan Syekh Yusuf bin Ismail an-Nabhani dalam kitab Sa’adah ad-Daraini fi as-Shalat ala Sayyid al-Kaunaini, terdapat ijazah khusus bagi orang yang sedang berusaha sembuh dari penyakit. Sholawat syifa dapat dibaca sebanyak 400 kali atau hingga 2.000 kali dengan penuh kepasrahan kepada Allah SWT.

Sementara itu, dalam buku Mukjizat Shalawat karya Habib Abdullah Assegaf dijelaskan beberapa cara membaca sholawat syifa, yakni:

Untuk melapangkan kesempitan dan kebingungan pikiran, perbanyak membaca sholawat ini saat dada terasa sesak atau pikiran sedang buntu dan kalut.

Untuk menghadirkan ketenangan hati, baca sholawat ini sebanyak tiga kali secara terus-menerus sehabis salat Magrib.

Untuk melindungi diri dari penyakit lahir dan batin, baca sholawat ini sebanyak 15 kali sesudah salat fardhu sebagai ikhtiar memohon perlindungan dari berbagai penyakit serta keselamatan.
Wallahu a’lam.

(NS/DTK)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini