KNews.id – Jakarta – Klub Serie A, Como 1907 mendadak ramai menjadi perbincangan. Hal ini karena I Lariani menyediakan puluhan tiket khusus untuk fans lansia di laga debut Liga Champions.
Laga Como vs melawan RB Leipzig di Liga Champions sangat bersejarah. Karena ini jadi laga Eropa pertama mereka sejak berdiri 119 tahun lalu, tak ayal tiket langsung ludes.
Bruno Mandaglio Gowes ke Sinigaglia
Salah satu fans lansia yang mendapatkan tiket adalah Bruno Mandaglio (78) yang cintanya kepada Como tidak perlu diragukan lagi. Ia biasa hadir ke Stadion Giuseppe Sinigaglia menggunakan sepeda.
Di kawasan Como, sepeda bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan olahraga. Situs resmi pariwisata Como bahkan menyediakan banyak rute bersepeda, mulai dari rute keluarga sampai tanjakan berat untuk pesepeda berpengalaman.
Di Italia sendiri, termasuk di Como, bersepeda merupakan hal yang lumrah dilakukan banyak orang, sehingga mereka terkenal dengan gaya hidup aktif.
Manfaat Bersepeda Bagi Jantung
Dikutip dari Better Health, Bersepeda pada dasarnya adalah aktivitas aerobik, yang berarti jantung, pembuluh darah, dan paru-paru semuanya bekerja. Pesepeda akan bernapas lebih dalam, berkeringat, dan mengalami peningkatan suhu tubuh, yang akan meningkatkan tingkat kebugaran secara keseluruhan.
Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari aktif bersepeda adalah kesehatan untuk kardiovaskular. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Emanoel Oepangat, SpJP(K) dari Siloam Hospitals mengatakan aktivitas ini akan menguatkan otot jantung.
“Kalau orang yang sudah rutin bersepeda, itu ototnya sudah terlatih jantungnya juga sudah terlatih,” kata dr Noel, Kamis (10/9/2026).
Menurut dr Noel, bersepeda juga akan membantu penguatan otot betis sehingga membuat membuat peredaran darah lebih lancar dan tubuh lebih stabil saat bergerak.
Namun, dr Noel mengingatkan kepada mereka yang hobi bersepeda untuk tidak nge-push sampai intensitas tinggi. Alih-alih menjadi sehat, justru situasi ini bisa membahayakan tubuh.
“Kita semua tahun ada namanya heart rate zone, zona denyut nadi. Itu 220 dikurangi umur, zona amannya itu adalah 60-80 persen dari angka itu,” katanya.
“Kalau seandainya dia jarang latihan, tidak rutin, tapi pada saat misalnya naik sepeda dia ngebut, nah denyut nadinya naik sampai melewati atau hampir 100 persen dari nadi maksimalnya. Nah, itu yang bahaya,” tutupnya.






