spot_img

Lonjakan Perokok Anak Jadi Alarm Serius bagi Kesehatan Generasi Muda

KNews.id – Jakarta – Pemerintah sedang menggodok aturan turunan dari PP Nomor 28 Tahun 2024 yang bertujuan melindungi anak-anak dari paparan produk tembakau. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai tingginya jumlah perokok usia muda menjadi alasan utama kebijakan pengetatan rokok.

Kemenkes menyebut Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan jumlah perokok terbesar di dunia. Di tengah tren penurunan konsumsi rokok di banyak negara, jumlah konsumsi di Indonesia justru meningkat sehingga dikhawatirkan memperbesar beban penyakit tidak menular pada masa mendatang.

- Advertisement -

Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Akibat Tembakau Kemenkes Benget Saragih mengatakan kementeriannya memahami adanya perbedaan pandangan dengan sektor ekonomi. Namun, dari sisi kesehatan, pemerintah berkewajiban melindungi generasi muda dari dampak konsumsi rokok.

“Kementerian Kesehatan hadir untuk melindungi anak bangsa. Kalaupun nanti ada perbedaan dengan kepentingan ekonomi, kami tetap harus menyuarakan perlindungan kesehatan anak. Nanti tentu akan dibahas bersama antarkementerian untuk mencari titik harmonisasi,” kata Benget.

- Advertisement -

Ia menjelaskan, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia, jumlah perokok dewasa mencapai sekitar 63 juta orang. Sementara prevalensi perokok anak memang menurun, tetapi secara absolut jumlahnya justru meningkat menjadi sekitar 5,9 juta anak.

Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Akibat Tembakau Kemenkes Benget Saragih mengatakan kementeriannya memahami adanya perbedaan pandangan dengan sektor ekonomi. Namun, dari sisi kesehatan, pemerintah berkewajiban melindungi generasi muda dari dampak konsumsi rokok.

“Kementerian Kesehatan hadir untuk melindungi anak bangsa. Kalaupun nanti ada perbedaan dengan kepentingan ekonomi, kami tetap harus menyuarakan perlindungan kesehatan anak. Nanti tentu akan dibahas bersama antarkementerian untuk mencari titik harmonisasi,” kata Benget.

Ia menjelaskan, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia, jumlah perokok dewasa mencapai sekitar 63 juta orang. Sementara prevalensi perokok anak memang menurun, tetapi secara absolut jumlahnya justru meningkat menjadi sekitar 5,9 juta anak.

(RD/CNBC)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini