KNews.id – Jakarta – Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, melontarkan kritik keras terhadap aksi yang dilakukan oleh kader dan simpatisan Partai NasDem di Gedung Tempo Media Group.
Ia menilai reaksi berlebihan terhadap persoalan cover majalah justru menunjukkan ketidakpekaan terhadap persoalan besar yang sedang dihadapi rakyat.
Menurut Adi, polemik cover majalah seharusnya tidak menjadi isu utama yang menyita perhatian publik dan energi politik. “Cuma perkara cover majalah saja bisa seramai itu. Tapi ketika banyak anak mengalami keracunan dalam program MBG, dan dugaan perampokan uang negara mencuat, mereka justru diam. Ini ironi,” tegasnya.
Ia menyoroti dugaan kasus keracunan massal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Bagi Adi, keselamatan anak-anak dan transparansi penggunaan anggaran negara jauh lebih penting dibanding polemik simbolik seperti desain sampul majalah.
“Di mana suara mereka ketika rakyat jadi korban? Di mana keberpihakan mereka ketika uang negara diduga dirampok melalui praktik mark-up dan kebijakan yang tidak rasional? Jangan sampai publik menilai ada standar ganda dalam menyikapi persoalan,” lanjutnya.
Adi juga mengingatkan bahwa partai politik seharusnya hadir sebagai representasi kepentingan rakyat, bukan justru sibuk pada isu-isu yang tidak berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia mendesak seluruh elemen politik, termasuk Partai NasDem, untuk lebih fokus pada persoalan substansial yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Rakyat butuh solusi, bukan sensasi. Jangan alergi kritik media, tapi justru tutup mata terhadap penderitaan rakyat,” pungkas Adi.
BaraNusa menegaskan akan terus mengawal berbagai dugaan penyimpangan dalam program MBG serta mendorong penegakan hukum yang transparan dan berpihak pada rakyat.
(NS/NRS)




