spot_img

Gejala Awal Campak Mirip Flu, Kemenkes Ingatkan Risiko Kematian

KNews.id – Jakarta – Kasus meninggalnya dokter magang di Cianjur akibat campak menjadi pengingat bahwa gejala awal penyakit ini sering kali dianggap ringan, padahal bisa berkembang menjadi kondisi serius.

Kementerian Kesehatan dalam keterangannya yang pada Selasa (31/3/2026) menyebut, dokter tersebut awalnya hanya mengalami demam, flu, dan batuk sebelum akhirnya kondisinya memburuk. Gejala awal ini kerap disalahartikan sebagai penyakit ringan, sehingga banyak orang tidak segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

- Advertisement -

Gejala awal mirip flu biasa

Pada tahap awal, campak biasanya ditandai dengan gejala yang sangat umum. Gejala tersebut meliputi:

  • Demam
  • Batuk
  • Pilek atau flu
  • Mata merah

Gejala ini sering dianggap sebagai infeksi ringan, sehingga penderita tetap beraktivitas seperti biasa.

- Advertisement -

Muncul ruam sebagai tanda khas

Setelah beberapa hari, gejala campak biasanya berkembang dengan munculnya ruam pada kulit. Ruam ini menjadi salah satu tanda khas yang membedakan campak dari penyakit lain. Kemenkes menjelaskan bahwa dokter tersebut mulai mengalami ruam pada 21 Maret, setelah sebelumnya mengalami gejala demam dan batuk.

Namun, meskipun ruam sudah muncul, ia masih tetap bertugas dan menangani pasien. Kondisi ini menunjukkan bahwa gejala campak bisa berkembang secara bertahap dan sering tidak langsung disadari sebagai penyakit serius.

Gejala bisa memburuk dengan cepat

Jika tidak ditangani dengan tepat, campak dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Pada beberapa kasus, infeksi dapat menyebabkan komplikasi serius pada organ tubuh.

Dalam kasus ini, campak berkembang hingga menyebabkan gangguan pada jantung dan otak. Kondisi tersebut membuat pasien mengalami penurunan kesadaran hingga akhirnya harus dirawat di ICU.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa campak tidak selalu ringan, terutama jika kondisi tubuh sedang lemah atau terpapar secara intens.

Penting mengenali gejala sejak awal

Kasus ini menunjukkan bahwa mengenali gejala campak sejak awal sangat penting untuk mencegah kondisi menjadi lebih berat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

- Advertisement -
  • Demam yang tidak kunjung membaik
  • Batuk dan pilek yang berlangsung beberapa hari
  • Muncul ruam pada kulit
  • Kondisi tubuh semakin lemah

Jika gejala tersebut muncul, terutama setelah kontak dengan penderita campak, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Jangan abaikan gejala ringan

Campak sering dianggap sebagai penyakit anak-anak yang tidak berbahaya. Namun, pada kondisi tertentu, penyakit ini bisa berkembang menjadi serius dan bahkan berakibat fatal.

Kasus dokter di Cianjur menjadi contoh bahwa gejala yang awalnya tampak ringan dapat berubah menjadi kondisi kritis dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap gejala awal menjadi langkah penting dalam mencegah komplikasi yang lebih berat.

(RD/KPS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini