KNews.id – Jakarta – Menurut Kementerian Keuangan (Kemenkeu), program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 61,62 juta penerima hingga 9 Maret 2026. Realisasi anggaran program tersebut mencapai Rp 44 triliun.
“Sampai 9 Maret 2026, 61,6 juta penerima yang diselenggarakan oleh 25 ribu lebih SPPG,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa Februari 2026 di kantornya pada Rabu, 11 Maret 2026.
Suahasil mengungkapkan bahwa jumlah penerima tersebut dilayani oleh lebih dari 25 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut telah menjangkau sejumlah wilayah, antara lain Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
Dari sisi anggaran, Kementerian Keuangan mencatat adanya peningkatan realisasi belanja untuk mendukung pelaksanaan program MBG dalam beberapa pekan terakhir. Menurut Suahasil, serapan anggaran program tersebut pada akhir Februari 2026 tercatat sekitar Rp 39 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp 44 triliun hingga 9 Maret 2026.
Menurut dia, mayoritas penerima program merupakan siswa, yakni sekitar 50 juta orang yang tercatat hingga akhir Februari. Selain itu, terdapat sekitar 10,5 juta penerima non-siswa yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, serta sebagian kelompok lanjut usia.
Pemerintah, kata Suahasil, akan terus menjalankan program MBG dengan memperhatikan tata kelola yang baik serta memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara efisien.




