spot_img
Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
spot_img

Berlindung Dibalik “WAHN” Kau Telah Membungkuk

Oleh : Sutoyo AbadiĀ 

KNews.id – Jakarta 3 Maret 2026 – Darah pejuang Ali Khamenei : sebelum kamu mati, pastikan untuk memberi tahu anak anakmu dan generasi mendatang bahwa kamu meyaksikan era ini.

- Advertisement -

Ketika seorang pria berusia 86 tahun berdiri sendirian untuk membela Islam dan memberikan nyawanya. Sementara semua negara yang disebut – sebut tenggelam dalam kemewahan dan kesunyian

Dia selamat dari upaya pembunuhan yang dimaksudkan untuk menghapusnya. Dia hidup melalui puluhan tahun akan menghancurkannya, hukuman ekonomi dimaksudkan untuk menghancurkan sebuah bangsa.

- Advertisement -

Dia berdiri di bawah tekanan tanpa henti, militer, politik, psikologi terus di paksa untuk menyerah. Namun Dia tetap tegak tidak pernah membungkuk.

Sementara ancaman berputar, dia berdiri teguh. Sementara isolasi dikenakan, dia bertahan. Sementara kompromi ditawarkan dengan janji -janji kenyamanan dan kemegahan dunia .. Ia menolak.

Dia meyakini itu bukan kehidupan yang nyaman, ini adalah kehidupan Iblis. Kini telah syahid demi untuk agama dan martabat negaranya. Dia akan tetap hidup bagi generasi berikutnya.

Tapak – tapak sejarahnya bangsa Iran adalah bangsa pejuang tegak lurus diatas kebenaran bersandar pada aqidah hanya Allah SWT yang ditakuti. Kematian syahid adalah dambaan semua generasi di ahir hayatnya, adalah sebuah kemenangan yang sesungguhnya.

Terpaan badai akan menenggelamkan, Dia tetap tak tersentuh, bukan tanpa penderitaan, rasa sakit tetapi tauhid telah tertanam dalam sanubarinya dengan keyakinan totwi (kaafah), melebihi rasa takut.

Sejarah mencatat dan mengingatkan banyak orang yang yang tersesat memilih keselamatan dengan menunduk mengira itu keselamatan dengan cara mudah. Seorang pejuang sejati tidak akan silau dengan kemenangan semu sebagai penghianat negara. Seorang pejuang sejati ditentukan oleh penolakan untuk membungkuk.

- Advertisement -

Kau telah membungkuk, ingatlah “ketika Kau Sudah Tidak Punya Malu Berbuatlah Sesukamu. Kau bisa menipu manusia tapi sekali – kali tidak akan bisa menipu Sang Pencipta.

Sifat patriot para pejuang kita, jangan di kotori dengan berlindung dengan nafsu WAHN (cinta dunia dan takut mati). Apakah itu kamu – hanya kamu yang mengetahui. Begitu mudahnya membungkuk, tetap membela diri tanpa rasa malu. Ketika Tuhan sudah tidak ditakuti, justru takluk dengan Iblis yang ada dalam dirimu.

(FHD/NRS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini