spot_img
Senin, Maret 2, 2026
spot_img
spot_img

Kenali Dampak Trombosit Rendah: Dari Mimisan hingga Menstruasi Berlebihan

KNews.id – Jakarta – Trombosit merupakan keping darah yang berguna untuk menghentikan perdarahan ketika terjadi luka.
Kadar trombosit sebisa mungkin mesti dalam keadaan normal, jangan sampai terlampau rendah. Memangnya, apa yang terjadi jika trombosit rendah?

Trombosit sendiri memiliki banyak kegunaan di dalam tubuh. Beberapa di antaranya adalah untuk menutup pembuluh darah yang luka, membentuk gumpalan agar menghentikan perdarahan, sampai dengan membantu proses penyembuhan luka.

- Advertisement -

Apa yang terjadi jika trombosit rendah?

Menurut laman Cleveland Clinic, kadar jumlah trombosit yang normal berkisar antara 150 ribu sampai dengan 450 ribu per mikroliter darah. Di bawah itu, tergolong kadar trombosit rendah. Lantas, apa yang bakal terjadi jika trombosit rendah?

  1. Pendarahan meski dari luka kecil
    Salah satunya adalah perdarahan meski hanya dari luka kecil. Pasalnya, trombosit tidak menempel pada dinding pembuluh darah yang rusak sehingga tak mampu menyumbat untuk menghentikan darah.
  2. Mudah memar
    Selanjutnya, trombosit yang rendah bisa membikin seseorang menjadi mudah memar. Memar tersebut terjadi saat darah terkumpul di bawah kulit.
  3. Adanya darah dalam urine
    Dalam keadaan normal, urine akan membuang zat kotor dari dalam tubuh. Akan tetapi, trombosit rendah memungkinkan munculnya darah dalam urine, bahkan pada tinja. Keadaan inilah yang biasanya disebabkan karena trombositopenia.
  4. Bintik kecil pada kulit
    Trombosit yang rendah juga bisa membuat munculnya bintik-bintik kecil yang umumnya berwarna merah pada kulit. Kemunculan bintik kecil tersebut biasanya bakal meluas jika tidak dilakukan penanganan segera.
  5. Menstruasi sangat banyak
    Menstruasi dalam jumlah banyak, disebut pula dengan menoragia atau berlangsung lebih dari tujuh hari, merupakan kemungkinan yang bakal terjadi apabila trombosit rendah. Pasalnya, darah jadi sulit membeku.

    Selain itu, trombosit rendah juga bisa memunculkan sejumlah gejala seperti sakit kepala, pusing, nyeri dada, hingga mati rasa di area tangan dan kaki.

    - Advertisement -

Cara agar kadar trombosit normal

Terdapat beberapa cara agar kadar trombosit normal. Berikut di antaranya

  1. Memerhatikan gaya hidup sehat
    Mengusung gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga atau tidur yang cukup merupakan faktor penting agar kadar trombosit kembali normal. Selain membuat peredaran darah lancar karena olahraga, tidur yang cukup bisa membantu proses pembentukan trombosit tetap optimal.
  2. Mengonsumsi makanan kaya zat besi
    Konsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, seperti sayuran hijau, hati sapi, telur, buah-buahan, dan lain sebagainya dapat membuat kadar trombosit berada di ambang batas normal.

    Tak hanya itu, secara keseluruhan makanan-makanan tersebut pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit.

  3. Hindari obat-obatan warung
    Obat-obatan warung yang dijual bebas biasanya mengandung ibuprofen atau aspirin. Kedua kandungan tersebut bisa membuat darah terlalu encer.

(RD/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini