spot_img
Kamis, Februari 12, 2026
spot_img
spot_img

Sholat Istikharah: Doa Lengkap, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya

KNewsw.id – Jakarta 11 Februari 2026 – Sholat Istikharah adalah ibadah sunah yang diajarkan Rasulullah SAW. Di antara bagian pentingnya adalah doa setelah sholat istikharah agar diberi petunjuk terbaik oleh Allah SWT ketika dihadapkan pada pilihan hidup yang sulit. Doa ini mencerminkan ketergantungan total seorang hamba kepada Allah, Sang Pemberi Keputusan Terbaik.

Menukil ebook Panduan Lengkap Shalat Istikharah, Qultum Media, doa setelah sholat istikharah menjadi senjata spiritual seorang muslim dalam menghadapi ketidakpastian. Keutamaannya mencakup aspek psikologis (ketenangan hati), spiritual (pendekatan kepada Allah), dan praktis (keputusan yang berkah). Dengan istikharah, kita mengakui bahwa petunjuk terbaik hanya datang dari Allah, dan kita berusaha untuk selaras dengan kehendak-Nya.

- Advertisement -

Sholat istikharah tidak berhenti pada gerakan dan bacaan sholat semata, tetapi puncaknya terletak pada doa yang dipanjatkan setelah salam. Doa inilah yang menjadi inti komunikasi antara hamba dengan Rabbnya, di mana seseorang secara langsung memohon petunjuk terbaik atas pilihan yang dihadapinya.

Doa Setelah Sholat Istikharah

Berikut adalah doa lengkap setelah sholat istikharah berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari, beserta tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:

- Advertisement -

Doa Utama (Setelah Salam):

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ (سَمِّ حَاجَتَكَ) خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي، فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي، فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ، ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ

Latin: Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal ‘azhim, fa innaka taqdiru wa la aqdiru, wa ta’lamu wa la a’lamu, wa anta ‘allamul ghuyub. Allahumma in kunta ta’lamu anna hadzal amra (samma haajatak) khairun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiih. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, fasrifhu ‘annii wasrifnii ‘anhu, waqdur liyal khaira haitsu kaana tsumma ardhinii bih.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu-Mu, dan aku mohon ketetapan-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon karunia-Mu yang agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedangkan aku tidak kuasa. Engkau Maha Mengetahui, sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib. Ya Allah, jika Engkau tahu bahwa urusan ini (sebutkan hajatmu) baik bagiku dalam agama, kehidupan, dan akhir urusanku, maka tetapkanlah untukku, mudahkanlah, dan berilah berkah. Dan jika Engkau tahu bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agama, kehidupan, dan akhir urusanku, maka palingkanlah dariku dan palingkanlah aku darinya, dan tetapkanlah kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha dengannya.

Makna Mendalam Doa setelah Sholat Istikharah

Doa ini mengandung makna mendalam tentang penyerahan diri, pengakuan kelemahan, dan keyakinan akan ilmu Allah yang sempurna. Beberapa ulama menjelaskan:

Imam Bukhari dalam Shahih Bukhari menempatkan doa ini sebagai bagian dari ajaran Nabi yang setara dengan belajar surat Al-Qur’an, menunjukkan urgensi istikharah dalam setiap urusan.

- Advertisement -

Imam Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa ini diajarkan Nabi untuk mengajarkan umat agar selalu meminta petunjuk kepada Allah, bukan mengandalkan akal semata. Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menekankan bahwa inti istikharah adalah tawakal dan kepasrahan, bukan menunggu mimpi atau tanda tertentu.

Dzikir setelah Sholat Istikharah

Merujuk buku Panduan Shalat Malam Praktis dan Lengkap karya M. Amrin Rauf, berikut bacaan dzikir setelah sholat istikharah,

  1. Membaca Yaa Qadiir

يَا قَدِيرُ.

Latin: Yaa Qadir

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Berkuasa.”

  1. Membaca Yaa Muqtadiir

يَا مُقْتَدِرُ

Latin: Yaa Muqtadir

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Menentukan.”

  1. Membaca Yaa Hadi

يَا هَدِى.

Latin: Yaa Hadi

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Memberi Petunjuk.”

  1. Membaca Yaa Rahmaan

يَا رَحْمَنُ.

Latin: Yaa Rahmaan

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Pengasih.’

  1. Membaca Yaa Rahiim

يَا رَحِيمُ

Latin: Yaa Rahiim

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Penyayang.”

Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Istikharah

  1. Niat Sholat Istikharah:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْإِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatal istikharati rak’ataini lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat sholat sunah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.

  1. Tata Cara Singkat:
  • Dua rakaat seperti sholat sunah pada umumnya.
  • Rakaat pertama: Setelah Al-Fatihah, baca Surat Al-Kafirun.
  • Rakaat kedua: Setelah Al-Fatihah, baca Surat Al-Ikhlas.
  • Salam, lalu baca doa istikharah seperti di atas.

(Catatan: Surat selain Al-Kafirun dan Al-Ikhlas boleh dibaca jika tidak hafal, karena yang wajib hanya Al-Fatihah.)

  1. Waktu Tepat Sholat Istikharah

Sholat istikharah tidak memiliki waktu khusus dan boleh dilaksanakan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu terlarang sholat (setelah subuh hingga terbit matahari, setelah ashar hingga maghrib, dan saat matahari tepat di zenith). Namun, waktu yang paling utama adalah sepertiga malam terakhir (waktu mustajabah), atau setelah sholat sunah rawatib.

Keutamaan Sholat Istikharah untuk Mendapat Petunjuk Terbaik

Sholat Istikharah memiliki keutamaan yang besar dalam Islam, terutama bagi seorang muslim yang ingin memastikan setiap langkah hidupnya diberkahi dan ditunjukkan jalan terbaik oleh Allah SWT. Berikut adalah keutamaan-keutamaannya:

  1. Mendapat Petunjuk Langsung dari Allah

Istikharah adalah sarana meminta pilihan terbaik (khiyar) kepada Allah Yang Maha Mengetahui yang gaib dan masa depan. Dengan istikharah, kita mengakui keterbatasan ilmu manusia dan menyerahkan keputusan kepada Yang Maha Tepat.

  1. Dimenangkan Ketetapan Hati (Al-Sakinah)

Allah menurunkan ketenangan (sakinah) ke dalam hati orang yang beriman. Dengan istikharah, hati menjadi lebih tenang, jelas, dan mantap dalam memilih, sehingga terhindar dari keraguan dan kebimbangan yang berkepanjangan.

  1. Terhindar dari Penyesalan di Kemudian Hari

Karena pilihan yang diambil berdasarkan petunjuk Allah, pelaku istikharah akan dilindungi dari akibat buruk pilihan yang salah. Jika pun ternyata pilihan itu kurang baik, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.

  1. Menggabungkan Ikhtiar Lahir dan Batin

Istikharah tidak berarti pasif. Sebaliknya, ia adalah bentuk ikhtiar batin setelah kita melakukan usaha lahiriah (seperti musyawarah, riset, atau pertimbangan akal). Ini adalah penyempurna ikhtiar manusiawi.

  1. Mendapat Kemudahan dan Keberkahan

Dalam doa istikharah, kita memohon agar urusan yang baik dimudahkan dan diberkahi. Allah akan membuka jalan dan memberikan kemudahan jika pilihan tersebut baik untuk kita.

  1. Bentuk Ketawakalan dan Penyerahan Diri

Istikharah mengajarkan sikap tawakal – berserah diri setelah berusaha dan berdoa. Ini adalah implementasi dari firman Allah:

  1. Dapat Dilakukan Kapan Saja dan Berulang

Tidak ada batasan jumlah istikharah. Seseorang boleh mengulanginya hingga hatinya tenang. Beberapa sahabat Nabi bahkan melakukannya 3 hingga 7 kali sampai yakin.

(NS/LPT)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini