spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
spot_img

Komentar Donald Trump Memicu Kenaikan Harga Emas ke Rekor Tertinggi

KNews.id – Jakarta 01 Februari 2026 – Kenaikan harga emas disebut dipicu oleh komentar dan pernyataan Donald Trump belakangan ini. Dilansir dari The Straits Times, harga emas mencapai rekor tertinggi di atas US$5.200 per ons, memperpanjang reli pesat yang dipicu oleh pelemahan dolar AS dan aksi jual aset dari obligasi pemerintah dan mata uang asing.

Harga emas batangan naik hingga 0,4 persen menjadi US$5.202,51 pada 28 Januari, setelah melonjak 3,4 persen pada sesi sebelumnya. Ini adalah kenaikan satu hari terbesar sejak April. Emas naik 0,2 persen menjadi US$5.190,17 per ons pada pukul 09.19 waktu setempat. Perak naik 1 persen menjadi US$113,14.

- Advertisement -

Sabda Trump Kenaikan emas secara gila-gilaan ini disebut dipengaruhi oleh komentar Donald Trump belum lama ini.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada 27 Januari bahwa dia tidak khawatir tentang penurunan nilai dolar AS, yang telah menyeret mata uang cadangan utama dunia ke level terlemahnya dalam hampir empat tahun.

- Advertisement -

Indeks mata uang AS turun 1,1 persen pada 27 Januari dan ini merupakan penurunan satu hari terbesar sejak April. Penurunan tersebut, dikombinasikan dengan meningkatnya risiko geopolitik dan pelarian investor dari mata uang dan obligasi pemerintah, telah memicu gelombang permintaan investasi untuk logam mulia.

Emas telah melonjak sekitar 20 persen sejak awal tahun, menembus angka US$5.000 per ons untuk pertama kalinya minggu ini. Dalam periode yang sama, perak telah meroket lebih dari 50 persen.

Aksi jual besar-besaran di pasar obligasi Jepang adalah contoh terbaru dari kekhawatiran atas pengeluaran fiskal yang besar, sementara spekulasi bahwa AS mungkin akan campur tangan untuk mendukung yen telah menekan dolar. Hal ini tak dipungkiri membuat logam mulia lebih murah bagi sebagian besar pembeli.

Kemudian yang tak kalah memengaruhi adalah tindakan pemerintahan Trump terkait ancaman untuk mencaplok Greenland, intervensi militer di Venezuela, dan serangan baru terhadap independensi Federal Reserve.

Manuver ini disebut telah mengguncang pasar dalam beberapa pekan terakhir. Pemimpin AS itu juga mengancam akan menaikkan tarif barang-barang Korea Selatan dan mengenakan bea masuk 100 persen pada Kanada jika Ottawa mencapai kesepakatan perdagangan dengan China.

Ini secara tidak langsung disebut juga menjadi alasan mengapa harga emas terus naik belakangan ini.

- Advertisement -

(FHD/BC)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini