spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
spot_img

Medan Pembunuhan Politik Presiden Prabowo Subianto Di Tahun 2026

Oleh : Sutoyo AbadiĀ 

KNews id – Jakarta 26 Desember 2025 – Ancaman untuk seorang kepala negara, tidak selalu datang dari arah yang terlihat. Ada konsep klasik dalam studi intelijen dan keamanan presiden yang dikenal sebagai Killing Ground ( zona pembunuhan ), sebuah zona abstrak tempat berbagai kepentingan, manuver dan infiltrasi berpotensi menciptakan situasi yang membahayakan kekuasaannya.

- Advertisement -

Presiden Prabowo Subianto, dalam satu tahun lebih kekuasaannya tampak sangat jelas dikelilingi manusia busuk di ring kekuasaannya.

Di Ring Pertama orang yang setiap hari berada di sekitar presiden, memegang akses, pengaruh, serta kemampuan sudah terbaca menutup informasi masuk untuk Presiden.

- Advertisement -

Terpantau Presiden Prabowo Subianto selalu telat mengetahui informasi emergency yang harus segera/secepatnya diketahui. Figur dekat presiden berpotensi menjadi sumber malapetaka.

Bahkan alat komunikasi tercanggih dan tercepat seperti “Hand Phone ( HP ) yang seharusnya Presiden bisa kontak / komunikasi dengan cepat tertutup oleh Menteri Sekretaris Kabinet ( Seskab )Ā  Ā Teddy Indra Wijaya

Sekretariat Kabinet tugas utamanya mengurus administrasi kabinet, penjadwalan rapat, dan persiapan kegiatan Presiden dan Wakil Presiden, ada tugas tambahan seleksi semua informasi yang harus masuk ke Presiden. Dalam pengamatan politik ini bisa berbahaya jika dimainkan berlebihan diluar tugas pokoknya sebagai Sekretariat Kabinet.

Ring Pertama tersambung dengan Ring Kedua ada potensi “Killing Groundā€ paling halus bekerja, bukan sabotase fisik, tetapi sabotase keputusan, misinformasi, penyaringan agenda, informasi selalu terlambat dan kontrol akses yang membuat presiden terisolasi dari realitas keadaan.

Ini jalur urat nadi,Ā  jika urat nadi ini disumbat, maka gerakan presiden menjadi lambat, tersendat, bisa menimbulkan ancaman bagi Presiden, antara lain bisa memunculkan sabotase dan pengaburan bahkan manipulasi laporan dari lapangan, kacau balau.

Kita semua mengetahui dan sadar dalam “Kabinet Merah Putih”, beberapa pengamat menandai 60 % bukan personil loyalis presiden tetapi loyalis partai dan kekuatan di luar kendali Presiden

- Advertisement -

Presiden bisa tidak dijatuhkan secara formal tetapi dibuat tidak mampu bergerak, bahkan dibuat buta atas kondisi negara atas apa yang sesungguhnya terjadi dan itulah bentuk pembunuhan politik paling senyap.

Pada Ring Tiga ada lingkar yang jarang disebut namun sangat menentukan, para pemilik modal ( oligarki ) kelompok pengaruh internasional, jaringan bisnis dan patron besar yang memiliki kepentingan lintas rezim.

Bila kebijakan Prabowo mengganggu alur ekonomi mereka, maka tekanan tidak datang dalam bentuk protes tetapi bisa berupa pengeringan dukungan finansial, manipulasi pasar, perang opini melalui media, hingga tekanan internasional yang membatasi ruang gerak negara

Inilah Killing GroundĀ  yang paling sunyi, senyap dan paling mematikan, karena ia bekerja tanpa wajah.

Pada Ring terahir adalah arena besar,Ā  rakyat, media sosial, oposisi politik, pergerakan para aktifis yang mulai merasakan Prabowo sebagai ancaman karena tidak berpihak dengan rakyat tetapi lumpuh menghadapi Oligarki dan kekuatan Cina ( Xi Jinping ).

Kalau Presiden Prabowo lengan bahkan sering menyerang para ilmuwan dan negarawan bijak seolah olah hanya bisa mengkitik toh tidak bisa berbuat apa. Anomali ini sangat fatal seolah olah Presiden paling tahu dan paling bisa, ini sinyal malapetaka sudah dekat

Keangkuhan dan kesombongan Presiden justru akan menggerus legitimasi sedikit demi sedikit, sampai presiden lupa akan amanah konstitusi sesuai Pembukaan UUD 45 ( asli ) akhirnya pasti akan jatuh.

Rentetan peristiwanya sangat bisa diamati, saat ini sedang berjalan maka muncul prediksi tahun 2026 adalah tahun yang gawat bagi Presiden.

Presiden tidak menghindari, bukan sekedar isu perjanjian bagi – bagi kekuasaan dengan Gibran, ini juga skenarionya sedang berjalan efektif dilakukan oleh orang dekat Presiden sendiri atas remot Kapitalis Hitam Oligarki dan Xi Jinping.

Tanda – tanda jatuhnya Prabowo bisa dilihat dan diamati antara lain ketika telah terjadi ” loyalitas bergeser menjadi ambisi, kedekatan berubah menjadi instrumen kontrol, dukungan berubah menjadi tekanan tersembunyi”.

Di tahun 2026, tidak hati – hati tetap menjauh dengan kepentingan rakyat setiap saat kondisi bisa berubah cepat menjadi medan pembunuhan politik bagi Presiden Prabowo Subianto.

(FHD/NRS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini