spot_img
Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
spot_img

Putra Dewan Pakar PKS Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Lakukan Olah TKP

KNews.id – Jakarta – Kronologi tewasnya putra Dewan Pakar PKS yang diduga kuat menjadi korban perampokan di rumah mulai terkuak. Bocah malang itu ditemukan dengan banyak luka tusukan di tubuhnya yang masih kecil, tergeletak dalam posisi tengkurap dengan kondisi pendarahan hebat.

Peristiwa tragis tersebut menimpa seorang anak laki-laki berusia 9 tahun berinisial MAHM, siswa kelas IV sekolah dasar.

- Advertisement -

Ia ditemukan tak bernyawa di dalam rumah mewah keluarganya yang berada di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa (16/12/2025).

Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan, setelah hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka tusukan akibat benda tajam di beberapa bagian tubuhnya.

- Advertisement -

Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, menegaskan bahwa kepolisian masih terus mendalami seluruh informasi dan petunjuk yang berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan anak tersebut.

“Seluruh informasi dan petunjuk yang ada sedang kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujar Firman kepada wartawan, Selasa malam.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian dan data yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu, ayah korban, H. Maman Suherman, menerima telepon darurat dari anak keduanya berinisial D (8) yang terdengar panik dan meminta pertolongan.

D diketahui berada di dalam rumah bersama korban ketika kejadian berlangsung. Mendapat kabar tersebut, Maman Suherman yang tengah berada di tempat kerjanya di wilayah Ciwandan langsung bergegas pulang menuju rumah.

“Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius disertai pendarahan hebat,” kata Firman. Melihat kondisi tersebut, Maman Suherman segera membawa korban menggunakan kendaraan pribadi ke RS Bethsaida, Kota Cilegon, untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. “Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam,” ungkap Firman.

- Advertisement -

Bahkan, berdasarkan pemeriksaan awal rumah sakit, korban diketahui mengalami sekitar 14 luka tusukan di sejumlah bagian tubuh.

Laporan Polisi dan Olah TKP

Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Tak lama kemudian, tepatnya pukul 15.20 WIB, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon bersama Polsek Cilegon langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

Hingga Selasa malam, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif di rumah korban. Garis polisi tampak terpasang di area pintu masuk rumah, sementara petugas keluar masuk lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

Dugaan Perampokan

Pihak keluarga dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut adanya dugaan perampokan disertai pembunuhan dalam peristiwa tersebut. Humas DPW PKS Banten, Kusuma Nirmala, menyampaikan bahwa korban merupakan putra dari Maman Suherman, Dewan Pakar PKS Kota Cilegon yang baru dilantik empat hari sebelum kejadian.

“Mohon doanya untuk keluarga Pak H Maman Suherman, salah satu Dewan Pakar PKS Kota Cilegon yang baru dilantik empat hari lalu,” ujar Kusuma dalam pesan berantai yang diterima Rabu (17/12/2025).

Menurut Kusuma, peristiwa bermula ketika rumah korban didatangi pelaku perampokan. “Rumahnya disambangi rampok, dan ada anaknya kelas 4 SD memergoki dan berteriak. Perampok panik langsung menusuk anak tersebut dengan pisau dan wafat saat dibawa ke RS,” kata Kusuma.

Situasi Rumah Duka

Pantauan di lokasi pada Selasa malam hingga Rabu pagi (17/12/2025), rumah mewah berwarna putih dengan arsitektur bergaya Eropa-Amerika klasik tersebut tampak dipenuhi pelayat.

Sejumlah karangan bunga duka cita terlihat berjejer di depan rumah, di antaranya dari Ketua DPW PKS Banten sekaligus Wakil Bupati Serang Najib Hamas, keluarga besar PKS Kota Cilegon, serta dari lingkungan sekolah korban. Puluhan warga sekitar juga tampak datang silih berganti untuk melayat. Kendaraan warga memadati bahu jalan di sekitar rumah korban.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga kini, jenazah korban masih berada di RS Bethsaida, Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, untuk keperluan pemeriksaan lanjutan. Pihak kepolisian belum mengungkap identitas pelaku, motif pembunuhan, maupun memastikan secara resmi dugaan perampokan tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujar Firman.

Kasus pembunuhan anak di Cilegon ini kini sepenuhnya ditangani Polres Cilegon, dengan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan untuk mengungkap pelaku dan latar belakang kejadian.

(NS/Trb)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini