spot_img
Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
spot_img

Banjir dan Longsor Aceh, Gubernur Muzakir Manaf Terima Bantuan dari Perusahaan Asing

KNews.id – Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf kembali menerima bantuan dari luar negeri untuk mengatasi dampak bencana banjir dan tanah longsor di daerahnya. Kali ini, Muzakir menyambut bantuan asing berupa sembako dari perusahaan multinasional Upland Resources.

Ia menegaskan bahwa Aceh terbuka terhadap bantuan dari negara-negara lain, baik dari pemerintah asing maupun swasta. Dia mengutamakan prinsip kemanusiaan dalam penanganan bencana. “Pada prinsipnya kita ini kemanusiaan. Siapa saja yang menolong kita, tetap ikhlas kita terima. Siapa saja, di mana saja,” kata Muzakir dalam keterangan tertulis pada Selasa, 16 Desember 2025.

- Advertisement -

Muzakir menerima bantuan dari perusahaan Upland Resources di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar pada Senin malam. Perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas ini berasal dari Britania Raya serta beroperasi di Malaysia dan Indonesia selain di negara asalnya. Upland menyumbang setidaknya tiga truk sembako yang akan segera disalurkan ke daerah bencana.

Muzakir menyebut bantuan itu akan dikirim pemerintah Aceh ke wilayah-wilayah paling membutuhkan yang terdampak bencana paling parah. “Yang urgent dan paling teruk (parah) ada beberapa kawasan, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bireuen. Juga ke Takengon dan Beutong, serta Langsa,” ucap mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka ini.

- Advertisement -

Sementara Chairman & CEO Upland Resources Datuk Bolhassan Di menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana internal perusahaan di tiga negara tempat Upland beroperasi. “Alhamdulillah, PT kita Upland di UK, Indonesia, dan Malaysia dapat mengumpulkan dana sebesar Rp 777 juta,” ujarnya.

Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli kebutuhan pokok dari penyedia sembako lokal di Aceh. “Kita dibantu oleh tim-tim di sini untuk menyediakan barang-barang lokal dan membantu menyebarkannya ke lokasi-lokasi yang diarahkan langsung oleh Bapak Gubernur,” kata Datuk Bolhassan seperti dikutip Humas Pemerintah Provinsi Aceh.

Aceh adalah salah satu daerah yang terdampak banjir dan tanah longsor ketika Siklon Tropis Senyar mendarat di Sumatera pada akhir November lalu. Setidaknya seribu orang dilaporkan meninggal di tiga provinsi terimbas, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sikap Gubernur Aceh terhadap bantuan asing berbeda dengan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo sebelumnya mengaku dihubungi beberapa pemimpin negara lain untuk membantu penanganan bencana di Sumatera. Kepala Negara mengucapkan terima kasih atas tawaran itu. Namun, Prabowo merasa pemerintah Indonesia mampu mengatasi bencana ini.

“Saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara ingin kirim bantuan. Saya bilang terima kasih, concern Anda. Kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini,” kata dia dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 15 Desember 2025.

Prabowo juga menyinggung sejumlah kelompok yang mendorong penetapan status bencana nasional terhadap bencana di Sumatera. Prabowo menegaskan pemerintah sudah mengerahkan bantuan untuk penanganan bencana. Dia mengklaim situasi terkendali.

- Advertisement -

“Ada yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan bencana nasional. Kami sudah kerahkan, ini tiga provinsi dari 38 provinsi. Jadi, situasi terkendali. Saya monitor terus, ya,” kata dia.

(NS/TMP)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini