spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
spot_img

AS-Israel-Qatar KTT Tertutup di New York, Karena Sulitnya Gencatan Senjata Gaza

KNews.id – New York, Amerika Serikat, Israel, dan Qatar menggelar pertemuan trilateral tertutup di New York pada Minggu (7/12/2025), menurut laporan media AS, Axios. Pertemuan ini terjadi beberapa bulan setelah serangan udara Israel di ibu kota Qatar, Doha, gagal mengenai sasaran yang diyakini sebagai pemimpin Hamas.

Mengutip dua sumber yang mengetahui pertemuan tersebut, Axios menyebut bahwa ini merupakan pertemuan tingkat tinggi pertama antara ketiga negara sejak dimulainya upaya gencatan senjata di Gaza, dengan Qatar berperan sebagai mediator utama.

- Advertisement -

Hingga berita ini diunggah, Gedung Putih belum memberikan konfirmasi mengenai pertemuan tersebut. Menurut laporan Axios, utusan khusus Gedung Putih, Steve Witkoff, menjadi tuan rumah dalam pertemuan ini.

Israel diwakili Kepala Badan Intelijen Mossad, David Barnea, sedangkan Qatar mengirim pejabat senior yang tidak disebutkan namanya. Qatar, bersama Mesir dan AS, terlibat aktif dalam upaya memediasi gencatan senjata Israel-Hamas.

- Advertisement -

Namun, implementasi kesepakatan gencatan senjata tersebut masih rentan. Kedua pihak saling menuduh telah melanggarnya. Lihat Foto Presiden AS Donald Trump (tengah) bersama Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani dan Perdana Menteri Qatar sekaligus Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani saat pertemuan singkat dari dalam pesawat Air Force One di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, Sabtu (25/10/2025).

(AP Photo/Mark Schiefelbein via Euronews) Dalam konferensi diplomatik di Doha, Sabtu (6/12/2025), Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani kembali menegaskan pentingnya penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

“Gencatan senjata tidak dapat diselesaikan kecuali ada penarikan penuh pasukan Israel dan adanya stabilitas di Gaza,” ujarnya, dikutip dari kantor berita AFP.

Bersama Mesir, Qatar juga menyerukan pengerahan pasukan stabilisasi internasional guna mendukung pelaksanaan penuh gencatan senjata Gaza. Axios menyebut bahwa fokus utama pertemuan di New York adalah membahas pelaksanaan teknis perjanjian damai Gaza, termasuk mekanisme stabilisasi di lapangan.

Sebelumnya, pada 9 September 2025, jet tempur Israel melancarkan serangan udara di Doha yang bertujuan menargetkan Khalil Al Hayra, negosiator utama Hamas. Namun, serangan tersebut gagal mengenai target dan menewaskan enam orang sipil.

Serangan ini memicu gelombang kritik internasional, termasuk dari Presiden AS Donald Trump.

- Advertisement -

Masih menurut laporan Axios, atas desakan Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya menghubungi Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dari Gedung Putih untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

(FHD/Kmp)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini