spot_img
Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
spot_img

Sekjen PDIP: Bencana Ekologi dan Kerusakan Lingkungan Terjadi Akibat Penegakan Hukum Lemah

KNews.id – Jakarta – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan pentingnya politik lingkungan sebagai fondasi arah perjuangan partai. Hal disampaikannya dalam pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Jawa Barat di Bandung, Minggu (7/12/2025).

Menurut dia, kerusakan lingkungan dan bencana hidrometeorologi tidak dapat dilepaskan dari lemahnya penegakan hukum.

- Advertisement -

“Bencana ekologi ini muncul karena tiadanya penegakan hukum yang berkeadilan,” kata Hasto.

Dia mengingatkan, politik lingkungan bukan sekadar program, melainkan kesadaran kolektif untuk menjaga keberlangsungan hidup. Hasto mencontohkan tradisi Nyepi di Bali sebagai bentuk refleksi ekologis.

- Advertisement -

“Maknanya adalah mengistirahatkan bumi,” ujar dia.

Hasto juga menyinggung kebiasaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang gemar merawat tanaman dan lingkungan. Menurutnya, hal itu merupakan teladan sederhana tetapi penting bagi kader.

“Tema Konferda ‘sabilulungan merawat bumi’ sangat tepat karena mengingatkan kita akan makna kehidupan yang harus dimulai dari merawat pertiwi,” ungkap dia. Hasto juga menceritakan pengalamannya menelusuri mata air Sungai Ciliwung atas permintaan Ketum Megawati pada 2012.

Ia menyebut peristiwa itu sebagai simbol pentingnya menjaga sumber kehidupan.

“Kami menanam pohon beringin putih di sumber mata air itu. Itu jawaban atas pertanyaan Ibu Mega tentang dari mana Ciliwung bermula,” ungkap Hasto.

Ingatkan Pesan Bung Karno

- Advertisement -

Hasto meminta seluruh struktur partai PDIP di Jawa Barat menjadikan sungai sebagai halaman depan kehidupan. “Citarum, Ciliwung, sungai-sungai itu sejarah peradaban kita,” ujarnya. Menurutnya, Jawa Barat memiliki keindahan alam yang selama ini menjadi sumber inspirasi pemikiran besar, termasuk bagi Bung Karno.

Hasto mengatakan kontemplasi Bung Karno tentang bangsa tidak terlepas dari interaksinya dengan alam Jawa Barat.

“Keindahan alam raya ini memunculkan gagasan besar tentang Indonesia Raya,” jelas dia.

Jangan Lupakan Sejarah

Di hadapan peserta Konferda, Hasto juga menyampaikan pesan Megawati, yakni agar kader PDIP tidak meninggalkan sejarah perjuangan (Jas Merah) dan tetap menjaga spirit ideologis. Namun ia menegaskan bahwa perjuangan masa kini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kalau kita rajin merawat bumi ini, maka keyakinan Bung Karno dan Ibu Mega, alam pun akan mencintai kita,” ujar Hasto. Ia mengajak seluruh kader di Jawa Barat menjadikan politik lingkungan sebagai pegangan. “Rawat pertiwi sebagai prioritas utama,” kata Hasto.

Dalam konferda ini, hadir sejumlah Ketua DPP PDIP, antara lain Puti Soekarnoputri, Ribka Tjiptaning, dan Ronny Talapessy. Ada juga senior Partai yakni Sutrisno Selo dan Eka Santosa.

Lalu ada juga Sekda Jabar Herman Suryatman, Ketua DPRD Provinsi Jabar Buki Wibawa Karya Guna, serta perwakilan dari PKS, PAN, PPP, dan NasDem.

Setelah pembukaan, pengurus DPD PDIP Jawa Barat yang diketuai Ono Surono dan Sekretaris Ineu Purwadewi Sundari bersama jajaran akan memberikan laporan pertanggungjawaban sekaligus mendengarkan surat keputusan terkait susunan pengurus PDIP Jawa Barat yang akan bermasa bakti untuk 5 tahun mendatang.

(FHD/Lpt)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini