spot_img
Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
spot_img

Dr Tifa Bantah Cabut Kuasa: Ungkap Tim Ahmad Khozinudin Mundur Sepihak dalam Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

KNews.id – Jakarta – Polemik dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo terus bergulir, kini menyentuh dinamika di balik layar tim hukum para tersangka. Dokter Tifauzia Tyassuma, yang lebih dikenal sebagai dr Tifa, salah satu tokoh kunci dalam kasus ini, baru saja meluruskan isu yang beredar luas di media sosial dan portal berita.

Melalui tiga pernyataan tegas di akun X pribadinya, dr Tifa menegaskan bahwa advokat Ahmad Khozinudin—yang kini mendampingi pakar telematika Roy Suryo—bukan lagi pengacaranya sejak lima bulan lalu. Bukan karena ia mencabut kuasa, melainkan Khozinudin dan timnya yang mundur secara sepihak.

- Advertisement -

Klarifikasi ini muncul di tengah sorotan publik terhadap walkout Roy Suryo cs dari audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri pekan lalu, di mana status tersangka mereka menjadi sorotan. Kasus yang menjerat delapan orang ini, termasuk dr Tifa, Rismon Sianipar, dan Roy Suryo, kian rumit dengan tudingan pencemaran nama baik, tapi di baliknya ada cerita tentang loyalitas tim hukum dan fokus pada substansi akademik yang dr Tifa perjuangkan sejak awal.

Klarifikasi dr Tifa ini tak hanya menjawab spekulasi, tapi juga mengungkap lapisan emosional dari perjalanan hukum yang panjang. Sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada awal November 2025, dr Tifa telah menjalani pemeriksaan dan kewajiban lapor berkala, sambil tetap menekankan bahwa isu ini lebih ke ranah akademik daripada pidana murni.

- Advertisement -

Pernyataannya yang dirilis Minggu (23/11/2025) langsung viral, dengan ribuan retweet dan komentar yang mendukung sikapnya yang tenang. Di tengah badai opini publik yang terbelah—ada yang melihat ini sebagai upaya kriminalisasi kebebasan berpendapat, ada pula yang menilainya sebagai serangan balik politik—dr Tifa memilih jalur profesionalisme, menjaga hubungan baik dengan mantan timnya sambil melangkah maju dengan pendampingan baru. Ini menjadi pengingat bahwa di balik headline sensasional, ada manusia dengan dinamika pribadi yang kompleks.

Klarifikasi Dr Tifa: Tiga Pernyataan yang Meluruskan Isu Cabut Kuasa

Pagi itu, saat matahari baru terbit di Jakarta, dr Tifa memilih platform X untuk menyampaikan klarifikasinya, sebuah langkah yang strategis di era digital di mana informasi bisa menyebar secepat angin.

Pernyataan pertamanya langsung menohok: “Saya menghargai perhatian media terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Namun saya perlu meluruskan informasi yang beredar hari ini: istilah ‘mencabut kuasa’ tidak tepat digunakan dalam konteks saya, karena kurang lebih sejak lima bulan yang lalu sdr. Ahmad Khozinudin dkk secara sepihak mencabut pendampingan mereka sebagai Kuasa Hukum saya.”

Kata-katanya ini bukan sekadar koreksi fakta, tapi juga upaya untuk menjaga narasi yang adil, mengingat berita sebelumnya sempat menuding dirinya dan Rismon Sianipar sebagai pihak yang ‘membuang’ tim Khozinudin.

(NS/RUB)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini