Oleh : Sutoyo Abadi
KNews.id – Jakarta, Rekam jejak naiknya Prabowo Subianto menjadi presiden, akan terus membayangi dirinya. Peranan Jokowi sangat besar sebagai brokernya Cina dan oligarki.
Presiden terpilih Prabowo Subianto terbawa arus berkomitmen untuk melanjutkan kebijakan Presiden Jokowi. Pernyataan tersebut di di ikrarkan sendiri oleh Prabowo kepada Presiden Cina Xi Jinping saat kunjungan kehormatan di The Great Hall of the People in Beijing pada Senin (1/4/2024).
Ikrar semacam baiatnya di respon
Xi Jinping, dua kali menyebut bahwa Prabowo sebagai Elected President Jokowi, saat kunjungan pertama ke China, 31 Maret – 2 April 2024 dan kunjungan ke kedua 8-10 November 2024.
Gaung bersambut Prabowo Subianto mengatakan: “Saya ingin menekankan bahwa saya ingin melanjutkan kebijakan Presiden Joko Widodo. Saya bertekad untuk melakukannya menggunakan semua prestasinya sebagai landasan progam saya,” kata Prabowo, dikutip dari kanal Youtube Kemhan RI pada Selasa (2/4/2024).
Ikrar Presiden Prabowo Subianto didepan Xi Jinping bahwa “Pencapaian beliau (Jokowi) akan jadi pedoman program saya dan saya akan melanjutkan kebijakan Presiden Joko Widodo”.
Sejak saat itu Prabowo Subianto dalam radar pengawasan Cina dan kendali oligarki. Indonesia adalah teritorial di bawah pengaruh dominasi China, melalui operator boneka Jokowi, oligarki bebas ikut mengatur, mengelola dan mengendalikan negara.
Sikap gamang, ragu – ragu mengambil kebijakan negara ketika rakyat terus teriak agar Prabowo Subianto mengambil tindakan tegas atas anomali kerusakan negara terasa mentok. Prabowo seperti mengabaikan tuntutan rakyat dan hanya bisa bertahan dengan retorika dan natasi dalam pidatonya, yang hampa.
Saat bersamaan datang dari Pro Jokowi mengancam akan memakzulkan Prabowo kalau berani mengganggu akan memakzulkan Gibran apalagi berani mengganggu Jokowi.
Semua bermuara pada satu titik serangan dan tekanan di arahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo adalah presiden hasil racikan politik kongkalikong dengan Jokowi. Nggak ada rumusnya seorang koki membuat masakan dan masakan tersebut meracuni dirinya sendiri
Rentenir bohir kapitalis, oligarki, realitas merekalah yang mengendalikan kebijakan politik dan sumber-sumber ekonomi negara, sampai distribusinya.
“Saat ini Presiden Prabowo Subianto pada dua pilihan akan ikuti aspirasi / tuntutan rakyatnya atau terus tenggelam dalam kendali bohir politik oligarki dan Cina dengan konsekuensinya masing – masing”
Ancaman kepada Prabowo akan di lengserkan itu muara atau sumbernya datang dari Prabowo Sendiri.
(FHD/NRS)





