spot_img

Rektor UGM Angkat Bicara: Ijazah Jokowi Tak Pernah Bermasalah

KNews.id – Jakarta – Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Ova Emilia mengeluarkan pernyataan yang berisikan 10 poin penting terkait dengan polemik ijazah milik Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan disebarluaskan berbarengan dengan dirilisnya podcast #UGMMENJAWAB IJAZAH JOKO WIDODO pada Jumat (22/8/2025).

- Advertisement -

Dalam podcast tersebut, Rektor didampingi Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Wening Udasmoro dan Dekan Fakultas Kehutanan Sigit Sunarta.

“UGM mengikuti dengan baik perkembangan di masyarakat terkait adanya pihak yang mempertanyakan keaslian ijazah seorang alumni UGM yang bernama Joko Widodo,” paparnya dalam keterangan tertulis yang dilansir pada Sabtu (23/8/2025).

- Advertisement -

Dua, secara umum UGM menghormati hak warga negara untuk mempertanyakan isu apapun dan untuk mencari jawaban atas pertanyaan tersebut. Tiga, UGM sudah menyatakan beberapa kali secara tegas bahwa Joko Widodo adalah alumni UGM.

Empat, UGM memiliki dokumen otentik terkait keseluruhan proses pendidikan Joko Widodo di UGM.

“Dokumen ini meliputi tahap penerimaan yang bersangkutan di UGM. Proses kuliah selama menempuh sarjana muda, pendidikan sarjana, KKN hingga wisuda,” katanya.

Lima, Joko Widodo dinyatakan lulus dari UGM pada tanggal 5 November 1985. Dan UGM telah memberikan ijazah yang sesuai dengan ketentuan kepada yang bersangkutan saat wisuda tanggal 19 November 1985.

Jawab Tanpa Keraguan

Enam, sesuai ketentuan hukum, UGM dapat menyampaikan data dan informasi yang bersifat publik dan wajib melindungi data yang bersifat pribadi. Hal ini berlaku untuk semua hal dan diterapkan untuk semua sivitas akademika UGM, termasuk alumni.

- Advertisement -

Tujuh, UGM diberi mandat oleh negara untuk menyelenggarakan pendidikan dan secara berkala dinilai atau diuji kualitasnya oleh lembaga independen. Hingga saat ini UGM dinyatakan layak dan telah melakukan proses pendidikan dengan baik.

“Berpegang pada ini, proses pendidikan di UGM telah berjalan semestinya tanpa ada keraguan,” ucapnya.

Delapan, tugas dan tanggung jawab UGM dalam mendidik seseorang telah paripurna ketika yang bersangkutan dinyatakan lulus dan diberi ijazah sesuai ketentuan. Hal ini juga berlaku kepada alumni UGM yang bernama Joko Widodo.

Sembilan, setiap alumni berhak menggunakan ijazah dan gelar akademik yang diperoleh dari UGM untuk berbagai kepentingan yang dibenarkan oleh hukum. Alumni adalah satu-satunya pihak yang memegang ijazah asli miliknya. Sehingga penggunaan dan perlindungannya adalah tanggungjawab alumni tersebut.

Sepuluh, sekali lagi UGM dengan tegas menyatakan bahwa Joko Widodo adalah alumni UGM yang telah mendapatkan ijazah dari UGM sesuai dengan ketentuan.

“Sehingga bisa kami menegaskan hal-hal yang terjadi setelah proses pendidikan dan kelulusan tahun 1985 di UGM termasuk pemanfaatan dan perlindungan terhadap Ijazah  merupakan tanggung jawab yang bersangkutan sebagai seorang alumni,” pungkasnya.

(NS/Lptn6)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini