KNews.id – Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri belum memutuskan siapa nama Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang baru.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani meminta publik untuk menanti kejutan yang akan diputuskan oleh Megawati.
“Pasti akan ada kejutan, ya. Kita tunggu saja kejutannya,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Puan menyampaikan hal itu terkait kandidat Sekjen PDIP definitif setelah Hasto Kristiyanto lengser seusai mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto dan bebas dari rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (1/8).
Adapun saat ini posisi Sekjen PDIP dijabat sekaligus oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sebagaimana yang diumumkan pada pelantikan jajaran DPP PDIP 2025-2030 seusai Kongres VI PDIP di Bali, Sabtu (2/8).
Pada kesempatan yang sama, Puan juga menjawab pertanyaan awak media terkait kabar adanya tiga kader PDIP yang hendak hijrah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dia pun mempersilakan kader yang tak lagi ingin berjuang dengan PDIP untuk hengkang dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
“Kalau kemudian seseorang atau tiga orang, atau berapa orang, sudah tidak berkeinginan untuk ada di dalam PDI perjuangan, monggo saja (keluar dari PDIP),” kata Puan.
Sebagaimana dikabarkan, tiga eks kader PDIP bergabung menjadi kader PSI, yakni Ginda Ferachtriawan, Dyah Retno Pratiwi, dan juga mantan anggota DPRD Solo Wawanto.
Adapun PSI melakukan rebranding menjadi Partai Super Tbk seusai menggelar Kongres yang memilih Kaesang Pangarep kembali menjadi Ketua Umum (Ketum) PSI periode 2025-2030 di Solo pada 19-20 Juli lalu.
Dalam kongres tersebut, Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) turut hadir dan digadang-gadang akan menjabat sebagai Dewan Pembina PSI.
Partai yang sebelumnya berlambang mawar itu kini juga telah berganti logo menjadi gajah kepala merah.





