spot_img
Selasa, Januari 20, 2026
spot_img
spot_img

Terbongkar, Sandiaga Uno Mau Jadi Menteri karena Perintah Prabowo?

KNews.id- Selain permintaan langsung Presiden Jokowi, Sandiaga Uno disebut bersedia menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif karena penugasan dari Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

“Untuk Sandiaga Uno akhirnya bersedia menjadi menteri rasanya karena permintaan Prabowo dan penugasan partai,” kata analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra, Sabtu (26/12).

- Advertisement -

Setelah kejadian kader utama Gerindra Edhy Prabowo yang terjerat OTT oleh KPK, Prabowo sangat hati-hati dalam menunjuk kader untuk mengisi posisi kabinet. Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ditangkap KPK terkait kasus dugaan suap ekspor benih lobster di kementeriannya.

Kejadian ini sangat berharga buat Prabowo dan Gerindra. Apalagi, baru kali ini Gerindra jadi bagian dari pemerintah. Di sisi lain, Prabowo selalu mengingatkan kader jangan sampai bersentuhan dengan yang namanya korupsi.

- Advertisement -

“Prabowo sangat hati-hati dalam menunjuk kader Gerindra untuk mengisi posisi kabinet. Beberapa kader terbaik lain sudah duduk pada posisi yang pas seperti Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad dan Fadli Zon. Sehingga pilihan jatuh kepada Sandiaga Uno,” kata Iwel Sastra kepada redaksi.

Sementara itu, Pendiri lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio mengatakan, banyak kemungkinan yang mendasari bergabungnya Sandi ke kabinet pimpinan Presiden Joko Widodo. Namun yang jelas, masuknya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu ke kabinet antara lain untuk mencari panggung politik persiapan Pilpres 2024.

“Alasannya banyak. Tapi karena itu adalah jabatan politik, maka secara jelas terlihat bahwa yang dicari itu adalah panggung politik,” jelas Hendri, Sabtu (26/12).

“Karena mau tidak mau tanpa panggung politik mereka akan kesulitan lagi berlaga di 2024,” kata Hendri Satrio.

Menurut Hensat, sapaan akrabnya, hanya melalui jabatan politik, para bakal capres bisa mendapatkan impact electoral untuk bisa tetap berlaga pada pemilu mendatang.

“Cuma dengan panggung politik ini jadi menteri maka peluang mereka di 2024 akan terjaga kembali,” tuturnya.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Hensat yang juga dosen di Universitas Paramadina ini berharap, ambang batas pencalonan presiden atau presidential treshold (PT) akan ditiadakan. Sehingga akan banyak calon di pilpres nanti.

“Mudah-mudahan saja PT atau ambang batas Presiden enggak ada, sehingga kita punya banyak calon presiden,” tandasnya.

Kabinet Jokowi-Maruf diibaratkan “Kabinet Capres 2024” pascabergabungnya Sandiaga Uno ke pemerintahan Jokowi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sandi melengkapi anggota kabinet yang berpotensi maju di Pilpres 2024. Sebelumnya ada, Prabowo Subianto, Mahfud MD, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, Tito Karnavian, Suharso Monoarfa, Budi Gunawan, dan lain-lain. (AHM)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini