spot_img

Sinergi dengan Induk, Reksadana BRIF Milik BRI-MI Ini Terus Torehkan Catatan Positif

KNews.id – Per 31 Oktober 2023 BRIF catatkan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 2480% atau
Rp2.26 triliun dan tercatat sebagai Produk Reksadana Top 5 Best Fund Scoring versi Infovesta.

JAKARTA – Produk Reksadana PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) yaitu Reksadana Balanced Regular Income Fund (BRIF) kembali menorehkan catatan positif per 31 Oktober 2023, selain mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) signifikan sebesar 2480%, BRIF juga tercatat sebagai Produk Reksadana Top 5 Best Fund Scoring oleh Infovesta.

- Advertisement -

PLT Direktur Utama PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI), Ira Irmalia Sjam mengatakan torehan positif ini merupakan salah satu hasil dari sinergi dengan Bank BRI yang sedang agresif digarap di tahun 2023.

“Pencapaian ini tak lepas dari dukungan dan sinergi dengan induk perusahaan, Bank BRI. Di mana kami secara agresif menawarkan produk ini ke basis investor ritel BRI, terutama di segmen wealth management” ujar Ira.

- Advertisement -

Sebagai informasi, per 31 Oktober 2023, BRIF mencatatkan AUM total sebesar Rp2.26 triliun. Peningkatan yang signifikan dibandingkan posisi 31 Oktober 2022, yaitu sebesar Rp87.8 Miliar. Adapun AUM yang dihasilkan dari sinergi dengan Bank BRI yaitu Rp1.88 triliun atau sekitar 83% dari total AUM BRIF.

Kinerja Positif BRIF didukung beberapa Katalis Positif Ekonomi Indonesia

Selain didukung oleh induk Perusahaan, BRIF juga didukung oleh beberapa katalis-katalis positif, diantaranya yaitu Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2024 masih akan tetap berada di kisaran sekitar 5%. Sementara itu, stabilitas inflasi diperkirakan dipertahankan dalam rentang 1,5% hingga 3,5% pada tahun 2024, yang berdasarkan faktor eksternal yang menunjukkan volatilitas harga komoditas yang relatif rendah dibandingkan dengan tahun 2022.

Kemudian, terdapat faktor berupa peningkatan kinerja tim pengendali inflasi di tingkat pusat dan daerah, hal ini dapat melanjutkan tren penurunan yield obligasi untuk Surat Berharga Negara (SBN) dengan tenor 10 tahun menuju level menjadi 6%-6.6% pada akhir 2023, dan dapat melanjutkan tren penurunan yield obligasi Indonesia pada tahun depan.

“BRIF memberikan manfaat utama bagi investor, yakni berupa pembagian dividen setiap bulannya sehingga cocok sebagai diversifikasi investasi. BRIF yang banyak berinvestasi pada instrumen surat utang diharapkan mampu memberikan kinerja yang lebih baik dari sisi nilai aktiva bersih sampai dengan akhir tahun 2023” tutup Ira.

Sebagai informasi, Pada tahun 2022 BRI-MI resmi menjadi anak perusahaan Bank BRI sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 65%. BRI-MI merupakan manajer investasi terkemuka yang berpengalaman dan terpercaya selama 31 tahun berdiri yang hadir untuk memenuhi kebutuhan investasi masyarakat Indonesia.  (Zs/BRI)

- Advertisement -

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Contact Person:
Yudhistira Putra Pradana – Corporate Communication & Legal
PT BRI Manajemen Investasi
021-29555777 ext. 1391
081319740093
Im-cse@bri-mi.co.id

 

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini