spot_img

Banjir Kritik Atas Dukungan Bahlil Buat Gibran, Pengamat: Menteri yang Terlibat Kampanye Harus Mundur

KNews.id – Sejumlah menteri dan wakil menteri menyatakan dukungannya secara terbuka kepada pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024. Terbaru, warganet mengkritik dukungan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada capres dan cawapres Prabowo – Gibran.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah buka suara soal hal ini. “Mereka (menteri yang terlibat kampanye) harus mundur. Meskipun semua tergantung presiden, tapi secara etika publiknya harus mundur, mereka harus fokus sama tugasnya,” ujar Trubus.

- Advertisement -

Bahkan, menurut Trubus, menteri yang terlibat dalam kegiatan kampanye pasangan capres cawapres tertentu, seharusnya langsung mundur. Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan antara tugas sebagai menteri dan tim kampanye.

Di sisi lain, Trubus mengatakan, upaya beberapa menteri untuk memberikan dukungan ke capres dan cawapres tertentu malah akan merugikan pasangan itu sendiri.

- Advertisement -

“Malah kasihan Prabowo-Gibran yang harusnya dapat dukungan, pendukungnya bisa lari karena enggak empati. Jadi harusnya kalau Prabowo – Gibran itu misalnya menang ya, menang saja tanpa konflik kepentingan,” ujar Trubus.

Trubus menyatakan masyarakat menyoroti cara-cara tidak pantas yang dipakai menteri untuk mendukung pasangan tertentu. Sejumlah fasilitas negara, misalnya, dikhawatirkan bakal digunakan dalam kegiatan kampanye.

Selain itu, ia pesimistis menteri juga akan penuh berkonsentrasi bertugas di sisa masa jabatannya karena sibuk berkampanye. Program kementerian yang dipimpin menteri tersebut juga bisa tidak netral. “Programnya saya rasa juga tidak akan optimal karena adanya konflik kepentingan, artinya tidak terlaksana sesuai target karena enggak fokus,” ucap Trubus.

(Zs/Tmp)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini