Jokowi dukung Prabowo hanya prestise dan prestasi
Oleh : Damai Hari Lubis
KNews.id – Siapapun sosok, diantara Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo, dan siapapun pasangan wapres keduanya, yang bakal menjadi presiden dan wakil presiden di 2024 Jokowi tidak akan gundah. Asal bukan Anies – AHY.
Oleh sebab, Jokowi dalam konstelasi politik perebutkan kursi RI.1 yang gejala – gejala politiknya pro Prabowo hanya sekedar permasalahan prestise atau gengsi. Jokowi inginkan prestasi, bahwa dirinya dapat mengalahkan sosok bakal presiden yang mendapatkan dukungan dari Megawati Soekarno. Hanya itu.
Latar belakangnya adalah, bahwa Jokowi ” mungkin merasa berkali- kali dihinakan oleh Mega ” didepan publik, bahwa Jokowi sekedar seorang ” petugas partai “, dan tanpa Mega, seolah Jokowi bukan siapa – siapa. Dan ” Jokowi amat kesal “, karena tidak mendapat dukungan Mega untuk 3 ( tiga ) periode presiden.
Beda terhadap Anies, upaya barrier dilakukan Jokowi, diantaranya, adanya ” isu Anies bakal ditangkap, ‘ hal ini tergambar, begitu nafsunya ‘ KPK. untuk menjadikan Anies sebagai TSK. Jabatan Firli pun yang semestinya berakhir di tahun 2023 diperpanjang hingga 20 Des 2024 “.
Langkah lainnya, setelah KPK kesulitan kondisikan Anies dengan status TSK. Oleh sebab aparatur nihil bukti.
Maka Jokowi lakukan manuver untuk telanjangi Anies, berupa kontra apresiasi publik, Jokowi ingin menunjukan kepada publik, bahwa Anies bukan seorang gubernur yang sukses di tanah air, melalui renovasi JIS maha karya Anies, ternyata karya yang buruk, masih banyak kekurangan, karena terbukti harus direnovasi dengan kebutuhan anggaran cukup besar, estimasi biayanya mencapai 5 triliun-an, melebihi biaya pembangunan JIS yang sampai rampung hanya berkisar 4 trilun-an.
Adapun kenapa Jokowi tidak menghendaki Anies Presiden, selain faktor Anies dirasa tidak akan supor sistim pemerintahan yang sudah 10 tahun Ia bangun. Sebaliknya justru akan melakukan perubahan atau pembaruan daripada sistim kontemporer, dan Anies – AHY. membahayakan dirinya dari sisi hukum. Berbeda dengan Prabowo atau Ganjar loyalitas dirinya, sehingga dipercaya akan mengamankan Jokowi, termasuk Muldoko sang mata rantai istana saat ini, dan kroni. (Zs/DHL)





