spot_img

Anies Harus Terbuka Nyatakan Inginkan Perubahan dan Perangi Kezaliman

Anies harus terbuka nyatakan inginkan perubahan dan perangi kezaliman

Damai Hari Lubis
Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

- Advertisement -

KNews.id- Anies Baswedan yang ” sudah mendapatkan lebel publik selaku tokoh yang bakal melakukan perubahan “. Maka kepada Anies, banyak publik berharap, sudah saatnya Anies untuk menunjukkan bukti perlawanan melalui pernyataan tegas dan bersuara keras, yang isinya menyerukan ( himbauan ), agar para simpatisannya di seluruh tanah air mengadakan ” super pengawalan “, jika benar ada pemanggilan lagi terhadap dirinya oleh KPK. dengan sangkaan korupsi, walau hasil tim audit BPK. Tidak menemukan indikasi korupsi, namun realitas ” suara yang sampai ketelinga publik kontradiktif, malah banyak gaung isu dari berbagai pihak, termasuk informasi yang disampaikan oleh Politisi Partai Demokrat Andi Arief, yang beredar melalui video, bahwa Anies akan dipenjara “.

Hal seruan pengawalan ini perlu dilakukan oleh Anies, sebagai bentuk warning keras atau bentuk kewaspadaan, jika benar Ia merasa sengaja akan dijadikan korban oleh ” kelompok istana ” atau penguasa melalui tangan KPK. Dalam rangka agar dirinya tidak dapat menjadi capres di ajang pilpres 2024.

- Advertisement -

Setidaknya, pernyataan perlawanan, disampaikan Anies setelah tiba di tanah air, atau saat momentum Anies mengumumkan, terkait siapa sosok Cawapres pendampingnya, termasuk transparansi mempublish lewat konferensi pers, tentang apa yang sesungguhnya terjadi berikut bukti – bukti.

Selain hal ketegasan ini juga akan menambah keyakinan publik, jika dibarengi pernyataan ikrar politik secara bersama dari ketiga tokoh utama partai – partai pendukungnya di KPP. ( Koalisi Persatuan Untuk Perubahan ), bahwa mereka serius tidak ecek – ecek untuk mendukung Anies untuk banyak perubahan, dan bertekad dengan segala upaya, akan mempertahankan Anies untuk maju manjadi tokoh yang mereka usung di pilpres 2024.

Dan KPP. Pun perlu menyampaikan secara terbuka, di hadapan publik yang hadir, bahwa mereka memang nyata benar, ” telah mengalami gejala – gejala tekanan ( pressure moral ) oleh rezim penguasa melalui perlakuan diskursus politik yang melanggar etika berpolitik, bahkan masuk kategori bad politics, lantaran publik pun sebenar – benarnya turut merasakan ;

” fenomena politik kontemporer di Indonesia belakangan ini memang ada terdapat sinyal sebagai tanda – tanda gejala politik yang kian brutal “.

Brutal lantaran nir pertimbangan etis, dengan pola eksotisme ( aneh ), ” banyak metode diplomasi serta gagasan yang nampak dangkal, kecuali pertajam sektarianisme, identitas kultural, dan amplifikasi kebencian personal “, lalu seperti sengaja diperluas justru oleh para tokoh politik dari partai – partai tertentu.

Jika Anies, dan para pendukungnya dari KPP. tidak berani transparansi perihal menunjukkan keseriusan dengan berbagai bukti nyata dan konkrit, maka bisa jadi bakal banyak kelompok masyarakat yang kecewa, lalu akan melakukan upaya hukum yang juga konstitusional sekaligus mencari pemimpin alternatif lainnya selain Capres – Capres yang ada, dengan pola sesuai seruan saat diskusi peringatan 26 tahun Mega Bintang, pada 11 Juni 2023 di Solo yakni people power dengan missi mengadu secara bersama – sama dari berbagai kelompok untuk mendatangi Lembaga DPR RI. dan MPR RI. Di gedung Para wakil rakyat bersemayam. (Zs/DHL)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini