spot_img

5 Ciri-Ciri Orang yang Mendustakan Agama Menurut Surat Al-Maun

KNews.id – Jakarta – Mendustakan agama adalah perilaku mengingkari dan menyalahi nilai serta ajaran agama, baik berupa sikap dalam batin maupun yang tampak melalui perbuatan. Mengenai golongan pendusta agama, Allah SWT memberikan peringatan tegas melalui surat Al-Maun.

Surat berjumlah 7 ayat tersebut mengandung firman Allah SWT yang menyebutkan ciri-ciri orang pendusta agama secara eksplisit pada setiap ayatnya.

- Advertisement -

Lalu, apa saja ciri-ciri orang yang mendustakan agama menurut surat Al-Maun? Simak dalam ulasan berikut ini.

Bacaan Surat Al-Maun Lengkap: Arab, Latin dan Artinya
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ ١

- Advertisement -

Arab-latin: Ara’aital-lażī yukażżibu bid-dīn(i).

Artinya: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?”

فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ ٢

Arab-latin: Fa żālikal-lażī yadu”ul-yatīm(a).

Artinya: “Itulah orang yang menghardik anak yatim”

وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ ٣

- Advertisement -

Arab-latin: Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa’āmil-miskīn(i).

Artinya: “dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.”

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ ٤

Arab-latin: Fawailul lil-muṣallīn(a).

Artinya: “Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,”

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ ٥

Arab-latin: Allażīna hum ‘an ṣalātihim sāhūn(a).

Artinya: “(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,”

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ ٦

Arab-latin: Allażīna hum yurā’ūn(a).

Artinya: “yang berbuat riya,”

وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ٧

Arab-latin: Wa yamna’ūnal-mā’ūn(a).

Artinya: “dan enggan (memberi) bantuan.”

Asbabun Nuzul Surat Al-Maun
Terdapat beberapa riwayat yang menyebut sebab turunnya surat Al-Maun berkenaan dengan perilaku orang-orang munafik yang mendustakan agama. Seperti riwayat yang disebutkan dalam Tafsir Al-Asas karya Darwis Abu Ubaidah, Abu Saleh meriwayatkan dari Abdullah bin Abbas bahwa surat Al-Maun diturunkan Allah SWT berkaitan dengan orang-orang yang mengerjakan salat jika sedang bersama orang lain, namun meninggalkan salat apabila sendiri. Ibnul Mundzir juga meriwayatkan dari Abdullah bin Abbas bahwa surat ini Allah SWT turunkan untuk orang-orang yang menolak memberikan bantuan.

Selain itu, mengutip buku Dahsyatnya Doa Anak Yatim karya M. Khalilurrahman Al Mahfani, ayat yang berisi lafaz “yadu’ul yatim” turun berkenaan dengan perilaku Abu Sufyan yang menyembelih seekor unta setiap minggu, tetapi enggan memberikan dagingnya kepada seorang anak yatim dan memukul dengan tongkatnya.

5 Ciri-ciri Pendusta Agama Menurut Surat Al-Maun
Surat Al-Maun menyebutkan ciri-ciri orang yang termasuk golongan pendusta agama. Merangkum Tafsir Al-Qur’anul Majid An-Nur karya Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy, ada 5 ciri-ciri orang yang mendustakan agama, berikut di antaranya.

1. Orang yang Menghardik Anak Yatim
Orang yang mendustakan agama adalah mereka yang menghardik anak yatim, yang enggan memberikan hak anak yatim, dan enggan bersedekah kepada anak yatim.

2. Orang yang Enggan Memberi Makan Fakir Miskin
Orang yang tidak mau memberi makanan kepada orang miskin dan fakir termasuk golongan pendusta agama. Ciri ini mencakup pula bagi mereka yang tidak menganjurkan orang lain bersedekah kepada fakir dan miskin.

3. Orang yang Lalai dalam Salatnya
Lalai dalam salat yang disebut sebagai pendusta agama adalah mereka yang salat hanya dengan gerakan tubuh dan lisan, tetapi tidak memberikan pengaruh pada dirinya. Mereka salat dengan hati yang lalai dan tidak menghayati makna ibadah, sehingga jiwanya tidak memahami bacaan dan gerakan yang dilakukan.

4. Orang yang Riya dalam Salatnya
Orang riya dalam salatnya termasuk golongan pendusta agama. Mereka adalah orang-orang yang melakukan salat untuk bisa dilihat orang lain. Mereka tidak memahami hikmah ibadahnya, melainkan agar mendapat pujian dan penghormatan dari orang lain.

5. Orang yang Kikir
Orang yang kikir juga termasuk golongan pendusta agama. Mereka adalah yang tidak memberikan atau meminjamkan sesuatu yang bisa dipinjamkan kepada orang lain, seperti periuk, kapuk, cangkul, dan lainnya.

(NS/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini